Menteri Pertahanan Rusia Tiba di Krimea untuk Awasi Latihan Militer

Jum'at, 23 April 2021 - 00:01 WIB
loading...
Menteri Pertahanan Rusia...
Menhan Rusia Sergei Shoigu menghadiri pidato tahunan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Majelis Federal di Moskow, Rusia, 21 April 2021. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu tiba di Krimea untuk mengawasi latihan militer di tengah meningkatnya ketegangan dengan Ukraina dan sekutu Baratnya.

Krimea dianeksasi Moskow dari Ukraina pada 2014.

"Shoigu terbang dengan helikopter di sekitar daerah tempat pasukan dan peralatan militer dikerahkan dan memeriksa kesiapan kelompok laut dan darat yang mengambil bagian dalam latihan itu," ungkap pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca juga: Putin: Rusia akan Selalu Lindungi Diri dari Negara-negara Arogan

Latihan itu dilakukan dengan latar belakang ketegangan baru antara Rusia dan sekutu Barat Ukraina.

Baca juga: Rusia Kembangkan Senjata Nuklir dan Laser, Putin: 'Provokator' Akan Menyesal

Ukraina dan Barat menyuarakan keprihatinan tentang peningkatan pasukan Rusia di perbatasan dan latihan militer di Krimea.

Baca juga: 2022, Rusia Bakal Punya Resimen Tempur Rudal ICBM Sarmat

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa sekitar 10.000 tentara darat dan lebih dari 40 kapal perang ikut serta dalam latihan Krimea.

Latihan militer digelar setelah kantor berita Rusia mengutip Kementerian Pertahanan Rusia yang menyatakan Moskow bermaksud menutup sebagian Laut Hitam untuk militer asing dan kapal resmi selama enam bulan mulai Sabtu.

Tindakan tersebut dapat memengaruhi akses ke pelabuhan Ukraina di Laut Azov, yang terhubung ke Laut Hitam melalui Selat Kerch di ujung timur Krimea.

Uni Eropa (UE) menyebutnya sebagai "perkembangan yang sangat mengkhawatirkan."

NATO juga menyatakan "keprihatinan" dan meminta Rusia menjamin "akses bebas" ke pelabuhan Ukraina.

Rusia dalam beberapa pekan terakhir telah mengirim puluhan ribu pasukan ke perbatasannya dengan Ukraina dan Krimea.

Penempatan pasukan itu digambarkan Shoigu sebagai latihan dalam menanggapi tindakan NATO yang "mengancam".

Ukraina telah memerangi separatis pro-Rusia di wilayah timur sejak 2014, dalam konflik yang meletus setelah Moskow mencaplok Krimea.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Menakjubkan! Detik-Detik...
Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami
Rekomendasi
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Berita Terkini
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved