Kedubes Inggris dan ICJR Luncurkan Dua Bantuan Hukum untuk Komunitas Marginal
Rabu, 21 April 2021 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus A.T. Napitupulu, mengatakan bahwa dalam memperjuangkan keadilan, masyarakat menghadapi tantangan akses, mulai dari pengetahuan hukum hingga mencari jalan untuk menemukan organisasi atau firma bantuan hukum, terutama bagi masyarakat di tingkat daerah dan teman-teman disabilitas yang harus menghadapi prosedur hukum.
Ia mengemukakan bahwa dengan penetrasi internet yang relatif tinggi di Indonesia, pihaknya mengembangkan dua aplikasi yang diharapkan dapat mendukung masyarakat secara gratis dalam mengembangkan dokumen hukum melalui dokumenhukum.id dan dalam mencari bantuan atau informasi hukum melalui lawhub.id.
“ICJR mengucapkan terima kasih atas dukungan Lembaga Advokasi Perempuan Damar Lampung, lembaga bantuan hukum Bandar Lampung, lembaga bantuan hukum Bandung, lembaga bantuan hukum Makassar, dan Koalisi Perempuan Indonesia wilayah Sulawesi Selatan untuk dukungan selama proyek," ungkapnya.
"ICJR juga berterima kasih dengan dukungan Datum.id sebagai pengembang dokumenhukum.id dan lawhub.id, untuk kerjasama baik dan kolaborasi berkelanjutan penggunaan data dan teknologi untuk pergerakan HAM," tukasnya.
Ia mengemukakan bahwa dengan penetrasi internet yang relatif tinggi di Indonesia, pihaknya mengembangkan dua aplikasi yang diharapkan dapat mendukung masyarakat secara gratis dalam mengembangkan dokumen hukum melalui dokumenhukum.id dan dalam mencari bantuan atau informasi hukum melalui lawhub.id.
“ICJR mengucapkan terima kasih atas dukungan Lembaga Advokasi Perempuan Damar Lampung, lembaga bantuan hukum Bandar Lampung, lembaga bantuan hukum Bandung, lembaga bantuan hukum Makassar, dan Koalisi Perempuan Indonesia wilayah Sulawesi Selatan untuk dukungan selama proyek," ungkapnya.
"ICJR juga berterima kasih dengan dukungan Datum.id sebagai pengembang dokumenhukum.id dan lawhub.id, untuk kerjasama baik dan kolaborasi berkelanjutan penggunaan data dan teknologi untuk pergerakan HAM," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :