Wanita Kuwait Dibunuh Secara Sadis saat Ramadhan, Warganet Gempar

Rabu, 21 April 2021 - 15:01 WIB
loading...
A A A
“Mohammed ditangkap tak lama setelah itu dan mengaku melakukan pembunuhan,” papar Kementerian Kuwait.

Ratusan orang menyatakan kemarahannya di Twitter dan platform lain, menggunakan tagar Arab "Sabah al-Salem Crime" dan "Saya adalah korban berikutnya."

“Seorang wanita Kuwait dan pengacara menggugat seorang pria (karena) dia melecehkan saudara perempuannya, mencoba memaksanya untuk menikah, mengancam akan membunuhnya. Dia ditangkap dan dibebaskan dengan jaminan. Setelah bebas, dia membunuh wanita itu, menikamnya puluhan kali dan meninggalkan tubuhnya di luar rumah sakit,” tweet salah satu pengguna Twitter.

“Sungguh menyakitkan bagi saya untuk mengatakan bahwa wanita tidak aman di Kuwait. Undang-undang hampir tidak menawarkan atau bahkan tidak menawarkan perlindungan apa pun bagi wanita dan wanita dilecehkan dan dibunuh setiap hari. Ini tidak dapat diterima dan kami tidak boleh melakukan apa-apa tentang ini,” ujar pengguna lain.

Lusinan orang berpendapat bahwa pihak berwenang seharusnya tidak membebaskan pria berusia 30 tahun itu karena dia telah mengancam akan membunuh wanita itu beberapa kali sebelum penangkapannya.

Pembunuhan brutal itu terjadi lebih dari dua bulan setelah aktivis Kuwait meluncurkan kampanye nasional untuk mengakhiri pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan serta menyerukan diberlakukannya undang-undang keras pada para pelaku kekerasan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved