Rusia Berencana Bangun Stasiun Antariksa Sendiri pada 2025
Rabu, 21 April 2021 - 08:31 WIB
loading...
A
A
A
Badan antariksa Rusia, Roscosmos mengatakan perjanjiannya dengan mitra internasional akan habis pada 2024.
Baca juga: Situasi Genting, Pesawat Sipil Diminta Hati-hati Terbang di Langit Ukraina-Rusia
Keputusan tentang masa depan ISS kemudian akan dibuat terkait kondisi modul teknisnya yang telah "mencapai akhir masa kerja mereka" dan tentang rencana Rusia membangun stasiun antariksanya sendiri.
"Kita tidak bisa mempertaruhkan nyawa (para kosmonot kita). Kondisi saat ini terkait struktur dan logam yang menjadi tua, dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diubah menuju malapetaka. Kita tidak boleh membiarkan itu terjadi," ujar Deputi Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov.
“Moskow akan memberikan peringatan yang jujur kepada mitra internasionalnya tentang kepergian kami dari ISS pada 2025," tutur dia.
Muncul sebagai persiapan keputusan itu, Kepala Roscosmos Dmitry Rogozin memposting video di aplikasi Telegram, menjelaskan, "Modul inti pertama dari stasiun orbital Rusia yang baru sedang dalam pengerjaan, dengan tujuan menyiapkannya untuk diluncurkan pada 2025.”
Baca juga: Situasi Genting, Pesawat Sipil Diminta Hati-hati Terbang di Langit Ukraina-Rusia
Keputusan tentang masa depan ISS kemudian akan dibuat terkait kondisi modul teknisnya yang telah "mencapai akhir masa kerja mereka" dan tentang rencana Rusia membangun stasiun antariksanya sendiri.
"Kita tidak bisa mempertaruhkan nyawa (para kosmonot kita). Kondisi saat ini terkait struktur dan logam yang menjadi tua, dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diubah menuju malapetaka. Kita tidak boleh membiarkan itu terjadi," ujar Deputi Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov.
“Moskow akan memberikan peringatan yang jujur kepada mitra internasionalnya tentang kepergian kami dari ISS pada 2025," tutur dia.
Muncul sebagai persiapan keputusan itu, Kepala Roscosmos Dmitry Rogozin memposting video di aplikasi Telegram, menjelaskan, "Modul inti pertama dari stasiun orbital Rusia yang baru sedang dalam pengerjaan, dengan tujuan menyiapkannya untuk diluncurkan pada 2025.”
Lihat Juga :