Situasi Genting, Pesawat Sipil Diminta Hati-hati Terbang di Langit Ukraina-Rusia

Selasa, 20 April 2021 - 11:58 WIB
loading...
Situasi Genting, Pesawat...
Jenazah-jenazah penumpang MH17 dibawa turun dari pesawat di bandara KLIA 22 Agustus 2014. Pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh di timur Ukraina 17 Juli 2014. Foto/REUTERS/Olivia Harris
A A A
WASHINGTON - Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) memperingatkan seluruh maskapai penerbangan untuk "sangat berhati-hati" ketika terbang di langit perbatasan Ukraina-Rusia .

Alasannya situasi di wilayah itu sedang genting dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan penerbangan.

Baca juga: Rusia Dituduh Siapkan Serangan Besar-besaran untuk Rebut Pasokan Air Ukraina

"Meningkatnya ketegangan regional antara Rusia dan Ukraina, yang berpotensi mengakibatkan pertempuran lintas batas tanpa pemberitahuan, peningkatan aktivitas militer dan/atau konflik," bunyi pemberitahuan FAA yang dikeluarkan untuk operator penerbangan AS namun juga penting untuk maskapai negara lain.

Mengutip Reuters, Selasa (20/4/2021), sejak 2014, FAA telah melarang operasi penerbangan sipil AS di wilayah sekitar perbatasan Ukraina-Rusia. Pemberitahuan itu juga mengatakan maskapai penerbangan harus memberikan pemberitahuan setidaknya 72 jam kepada FAA tentang penerbangan yang direncanakan di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved