Dengarkan Nasihat Kremlin, Dubes AS 'Mudik' ke Washington

Selasa, 20 April 2021 - 22:31 WIB
loading...
Dengarkan Nasihat Kremlin,...
Duta Besar AS untuk Rusia, John Sullivan. Foto/futuretechtrends.co.uk
A A A
MOSKOW - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Rusia mengatakan ia akan kembali ke rumah setelah Kremlin menasihatinya untuk istirahat karena sanksi perdagangan Washington dan Rusia.

"Saya yakin penting bagi saya untuk berbicara langsung dengan kolega baru saya di pemerintahan Biden di Washington tentang keadaan hubungan bilateral saat ini antara Amerika Serikat dan Rusia," kata Duta Besar AS untuk Rusia, John Sullivan, dalam sebuah pernyataan.

"Juga, saya sudah tidak bertemu keluarga saya selama lebih dari setahun, dan itu adalah alasan penting lainnya bagi saya untuk kembali ke rumah untuk berkunjung," sambungnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (20/4/2021).

Sullivan mengatakan dia kemudian berencana untuk kembali ke Moskow dalam beberapa minggu mendatang sebelum pertemuan antara Presiden Biden dan Putin.

Meskipun Rusia tidak dapat memaksa Sullivan untuk pergi, langkah ini datang sebagai saran bahwa dia mengikuti contoh Duta Besar Rusia untuk AS yang dipanggil kembali dari Washington bulan lalu setelah Biden menggambarkan Putin sebagai "pembunuh". Tidak diketahui kapan Duta Besar Rusia Anatoly Antonov kembali ke Washington.

Sementara itu juru bicara Presiden Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan kepulangan Sullivan mencerminkan ketegangan saat ini dalam hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia.

"Hubungan sekarang telah mencapai bagian terbawah," kata Peskov.

"Ada konsekuensi tertentu dari langkah-langkah tidak ramah yang diambil terhadap negara kita dan langkah-langkah pembalasan yang diambil oleh kita," imbuhnya.

Pekan lalu, Pemerintahan Biden mengumumkan sanksi kepada Rusia karena mengganggu pemilihan presiden 2020 dan keterlibatannya dalam peretasan Solarwinds yang menyerang lembaga federal. AS juga mengusir 10 diplomat Rusia, menargetkan lusinan perusahaan dan orang-orang serta memberlakukan larangan baru pada kemampuan Rusia untuk meminjam uang.

Baca juga: AS Resmi Jatuhkan Sanksi Baru dan Usir Diplomat Rusia

Rusia membantah seluruh tuduhan tersebut, mengecam tindakan AS sebagai tindakan yang benar-benar tidak ramah dan provokatif. Moskow pun membalas dengan memerintahkan 10 diplomat AS untuk pergi, memasukan delapan pejabat dan mantan pejabat ke dalam daftar hitam serta persyaratan pengetatan untuk operasi kedutaan AS.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga mengatakan Kremlin telah menasihati Duta Besar AS untuk Rusia, John Sullivan, bahwa ia harus kembali ke Washington untuk mengadakan konsultasi secara "rinci" dan "serius."

Lavrov mengatakan kepada wartawan bahwa ajudan kebijakan luar negeri Putin, Yury Ushakov, telah merekomendasikan kepada Sullivan pada hari Jumat agar ia kembali ke Washington.

Baca juga: Rusia Sanksi Delapan Pejabat AS, Termasuk Bos FBI dan Eks Penasihat Trump
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina ke Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved