Rusia Sanksi Delapan Pejabat AS, Termasuk Bos FBI dan Eks Penasihat Trump
Sabtu, 17 April 2021 - 04:45 WIB
loading...
Rusia jatuhkan sanksi kepada delapan pejabat AS sebagai aksi balas dendam. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Rusia membalas Amerika Serikat (AS) dengan menjatuhkan sanksi kepada delapan pejabat senior pemerintah AS, termasuk direktur FBI Christopher Wray dan Direktur Intelijen Nasional Avril Haines. Selain itu, mereka juga dilarang masuk ke Rusia.
Selain Direktur FBI, pejabat tinggi AS lainnya adalah Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Alejandro Nicholas Mayorkas, Jaksa Agung Merrick Garland, dan Penasihat Kebijakan Domestik Susan Rice.
Pejabat lain termasuk Direktur Biro Penjara Federal Michael Carvajal, mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, dan mantan Direktur CIA James Woolsey.
"Mempertimbangkan sifat komplikasi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh Washington dalam hubungan Rusia-Amerika, diputuskan untuk menyimpang dari praktik biasa untuk tidak 'menyoroti' tindakan balasan yang dilakukan secara terbuka oleh pihak Rusia," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Sabtu (17/4/2021).
Sementara itu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga mengatakan Kremlin telah menasihati Duta Besar AS untuk Rusia, John Sullivan, bahwa ia harus kembali ke Washington untuk mengadakan konsultasi secara "rinci" dan "serius".
Selain Direktur FBI, pejabat tinggi AS lainnya adalah Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Alejandro Nicholas Mayorkas, Jaksa Agung Merrick Garland, dan Penasihat Kebijakan Domestik Susan Rice.
Pejabat lain termasuk Direktur Biro Penjara Federal Michael Carvajal, mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, dan mantan Direktur CIA James Woolsey.
"Mempertimbangkan sifat komplikasi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh Washington dalam hubungan Rusia-Amerika, diputuskan untuk menyimpang dari praktik biasa untuk tidak 'menyoroti' tindakan balasan yang dilakukan secara terbuka oleh pihak Rusia," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Sabtu (17/4/2021).
Sementara itu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga mengatakan Kremlin telah menasihati Duta Besar AS untuk Rusia, John Sullivan, bahwa ia harus kembali ke Washington untuk mengadakan konsultasi secara "rinci" dan "serius".
Lihat Juga :