Mengkhawatirkan, 150.000 Tentara Rusia Siap Tempur di Perbatasan Ukraina

Selasa, 20 April 2021 - 01:01 WIB
loading...
Mengkhawatirkan, 150.000...
Tentara Ukraina berjaga di garis pemisah dari wilayah pemberontak pro-Rusia dekat kota Zolote, Luhansk, Ukraina, 7 April 2021. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell mengatakan Rusia telah mengerahkan lebih dari 150.000 tentara di sepanjang perbatasan Ukraina dan semenanjung Krimea.

"Ini adalah penempatan militer Rusia tertinggi di perbatasan Ukraina," ungkap Borrell kepada wartawan setelah pembicaraan yang melibatkan menteri luar negeri (menlu) Ukraina.

Dia menolak mengungkapkan sumber angka tersebut. “Risiko eskalasi lebih lanjut, itu jelas,” tutur dia memperingatkan situasi semakin genting.

Baca juga: Hadapi Rusia, Inggris Bela Ukraina dengan 2 Kapal Perang dan Jet Tempur F-35

Ketegangan meningkat akibat penumpukan pasukan Rusia di sekitar negara tetangganya di barat daya.

Baca juga: 18 Diplomatnya Diusir, Rusia Balas Usir 20 Diplomat Ceko

Meningkatnya konflik dengan separatis yang didukung Moskow telah memicu kekhawatiran kembali terjadinya pertempuran yang meluas di Ukraina.

Baca juga: AS pada Rusia: Ada Konsekuensi Serius Jika Navalny Meninggal di Penjara

Militer Moskow mengatakan sedang melakukan latihan di sepanjang perbatasannya sebagai tanggapan atas tindakan aliansi militer Barat NATO yang "mengancam Rusia".

Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu pekan lalu mengatakan, "Dua unit angkatan darat dan tiga unit angkatan udara berhasil dikerahkan ke perbatasan barat Rusia dan latihan akan berakhir dalam dua pekan.”

Ukraina mendorong Barat memberi dukungan yang lebih praktis untuk mencegah agresi lebih lanjut oleh Moskow.

Menteri Luar Negeri Ukraina Kiev Dmytro Kuleba mendesak UE mempersiapkan "serangkaian sanksi sektoral baru" terhadap Rusia dalam pembicaraan dengan mitranya dari blok 27 negara pada Senin.

Tetapi Borrell mengatakan saat ini tidak ada sanksi lebih lanjut yang diusulkan atau sedang dipertimbangkan.

Pengerahan pasukan Rusia terjadi ketika bentrokan antara pasukan Ukraina dan separatis yang didukung Moskow berkobar di timur dalam beberapa pekan terakhir.

Konflik itu kian merobek-robek gencatan senjata yang dimediasi tahun lalu.

“Seorang tentara Ukraina tewas dan satu lagi terluka dalam pertumpahan darah terbaru di wilayah timur yang dilanda konflik,” papar militer Ukraina pada Senin.

Kiev telah memerangi separatis pro-Rusia di wilayah Donetsk dan Lugansk timur sejak 2014, setelah pencaplokan Krimea oleh Moskow.

Pembicaraan antara penasihat untuk kepala negara Ukraina, Rusia, Jerman dan Prancis yang telah merundingkan konflik sejak 2015 itu dijadwalkan pada Senin malam di Kiev.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved