Mobil Tesla Diduga Autopilot Tabrak Pohon dan Meledak, 2 Tewas
Senin, 19 April 2021 - 08:37 WIB
loading...
Mobil listrik Tesla yang diduga melaju dalam mode Autopilot menabrak pohon dan meledak di Texas, AS. Dua orang tewas ditemukan di kursi penumpang. Foto/Twitter @KPRC2Deven
A
A
A
SPRING - Sebuah mobil listrik Tesla yang diduga melaju dalammodeAutopilot atau tanpa sopir menabrak pohon di Spring, Texas, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu malam. Dua orang yang berada di kursi penumpang tewas setelah mobil canggih itu meledak dan terbakar.
Satu korban tewas ditemukan di kursi penumpang depan, dan satu lagi ditemukan di kursi penumpang belakang.
Baca juga: 18 Diplomatnya Diusir, Rusia Balas Usir 20 Diplomat Ceko
Berdasarkan penyelidikan awal, polisi mengatakan kepada KPRC 2 bahwa mereka yakin tidak ada orang di belakang kemudi. Kendati demikian, polisi belum menyelesaikan penyelidikan komprehensif dan investigasi awal tidak meyakinkan.
Polisi belum bersedia menjawab pertanyaan media tentang apakah ada kemungkinan pengemudi atau sopir bisa saja pindah atau terpental dari kursinya selama atau setelah tabrakan.
Petugas pemadam kebakaran dilaporkan menggunakan 32.000 galon air dan menghabiskan waktu berjam-jam guna memadamkan api yang diakibatkan oleh kecelakaan mobil listrik tersebut.
Mengutip CNBC, Senin (19/4/2021), Tesla telah menjual mobil sistem driving dengan brand moniker Autopilot, dan Full Self-Driving (FSD). Ia juga merilis versi "beta" dari perangkat lunak Full Self Driving (FSD beta) untuk beberapa pelanggan yang memiliki opsi FSD premium, yang saat ini berharga USD10.000.
Satu korban tewas ditemukan di kursi penumpang depan, dan satu lagi ditemukan di kursi penumpang belakang.
Baca juga: 18 Diplomatnya Diusir, Rusia Balas Usir 20 Diplomat Ceko
Berdasarkan penyelidikan awal, polisi mengatakan kepada KPRC 2 bahwa mereka yakin tidak ada orang di belakang kemudi. Kendati demikian, polisi belum menyelesaikan penyelidikan komprehensif dan investigasi awal tidak meyakinkan.
Polisi belum bersedia menjawab pertanyaan media tentang apakah ada kemungkinan pengemudi atau sopir bisa saja pindah atau terpental dari kursinya selama atau setelah tabrakan.
Petugas pemadam kebakaran dilaporkan menggunakan 32.000 galon air dan menghabiskan waktu berjam-jam guna memadamkan api yang diakibatkan oleh kecelakaan mobil listrik tersebut.
Mengutip CNBC, Senin (19/4/2021), Tesla telah menjual mobil sistem driving dengan brand moniker Autopilot, dan Full Self-Driving (FSD). Ia juga merilis versi "beta" dari perangkat lunak Full Self Driving (FSD beta) untuk beberapa pelanggan yang memiliki opsi FSD premium, yang saat ini berharga USD10.000.
Lihat Juga :