Korut Diprediksi Bakal Punya 242 Rudal Nuklir Pada Tahun 2027
Rabu, 14 April 2021 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Setelah uji coba nuklir pertama pada tahun 2006, Korut terus meningkatkan kemampuan nuklir dan teknologi rudal balistik jarak jauhnya, terutama selama kepemimpinan Kim Jong-un saat ini.
Laporan tersebut memperkirakan bahwa Korut telah memperoleh 30-36 kg plutonium dan 175-645 kg uranium yang diperkaya pada 2019.
"Berdasarkan angka-angka ini, jumlah total senjata nuklir Korea Utara pada tahun 2027 akan menjadi antara 151 dan 242, di samping puluhan Rudal Balistik Antarbenua (ICBM) seluler," perkiraan laporan tersebut.
Baca juga: Di Tengah Kebuntuan Diplomasi, Korut Terus Kembangkan Kemampuan Rudal Balistik
Dengan persenjataan nuklirnya, strategi Korut difokuskan pada pencegahan dengan pembalasan, serta memisahkan Amerika Serikat (AS) dari sekutu regionalnya, Korsel dan Jepang.
Korut akan meningkatkan ketegangan menjadi perang nuklir skala penuh yang akan menghancurkan Semenanjung Korea, serta kawasan Asia-Pasifik.
Selain itu, kediktatoran dapat menggunakan persenjataan nuklirnya tidak hanya untuk melawan pangkalan AS di kawasan Asia-Pasifik dan Jepang, tetapi juga di daratan Amerika.
Laporan tersebut memperkirakan bahwa Korut telah memperoleh 30-36 kg plutonium dan 175-645 kg uranium yang diperkaya pada 2019.
"Berdasarkan angka-angka ini, jumlah total senjata nuklir Korea Utara pada tahun 2027 akan menjadi antara 151 dan 242, di samping puluhan Rudal Balistik Antarbenua (ICBM) seluler," perkiraan laporan tersebut.
Baca juga: Di Tengah Kebuntuan Diplomasi, Korut Terus Kembangkan Kemampuan Rudal Balistik
Dengan persenjataan nuklirnya, strategi Korut difokuskan pada pencegahan dengan pembalasan, serta memisahkan Amerika Serikat (AS) dari sekutu regionalnya, Korsel dan Jepang.
Korut akan meningkatkan ketegangan menjadi perang nuklir skala penuh yang akan menghancurkan Semenanjung Korea, serta kawasan Asia-Pasifik.
Selain itu, kediktatoran dapat menggunakan persenjataan nuklirnya tidak hanya untuk melawan pangkalan AS di kawasan Asia-Pasifik dan Jepang, tetapi juga di daratan Amerika.
Lihat Juga :