Muslim AS Kecam Jam Malam di Minneapolis Pada Awal Ramadhan
Rabu, 14 April 2021 - 20:14 WIB
loading...
Muslim AS mengecam pemberlakukan jam malam di Minneapolis pada awal Ramadhan. Foto/Al Araby
A
A
A
WASHINGTON - Pihak berwenang di kota Minneapolis, Amerika Serikat (AS) menuai kecaman setelah memberlakukan jam malam di awal Ramadhan di sejumlah distrik pada Senin malam. Itu dilakukan menyusul demonstrasi yang dipicu oleh penembakan polisi terhadap seorang pemuda kulit hitam yang tidak bersenjata.
Jatuh pada malam pertama Ramadhan, pengumuman jam malam mendorong para pemimpin Muslim untuk segera menuntut pembebasan beragama.
Satu tuntutan dikeluarkan satu jam kemudian, setelah berita tentang jam malam dipublikasikan secara luas dan tanpa koreksi yang dipublikasikan.
Baca juga: Lagi, Polisi AS Bunuh Pria Kulit Hitam Picu Ketegangan di Minneapolis
Direktur eksekutif Dewan Hubungan Islam Amerika - Minnesota, Jaylani Hussein, menuduh otoritas Minneapolis melakukan kelalaian.
"Biasanya mereka akan menelepon kami. Mereka tidak melakukannya kali ini," kata Jaylan. "Itu memalukan bagi semua orang," imbuhnya.
"Mereka lupa. Itu hanya kelalaian. Bagaimana kamu bisa lupa di negara bagian dengan populasi Muslim yang begitu besar?" cetusnya seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (14/4/2021).
Jatuh pada malam pertama Ramadhan, pengumuman jam malam mendorong para pemimpin Muslim untuk segera menuntut pembebasan beragama.
Satu tuntutan dikeluarkan satu jam kemudian, setelah berita tentang jam malam dipublikasikan secara luas dan tanpa koreksi yang dipublikasikan.
Baca juga: Lagi, Polisi AS Bunuh Pria Kulit Hitam Picu Ketegangan di Minneapolis
Direktur eksekutif Dewan Hubungan Islam Amerika - Minnesota, Jaylani Hussein, menuduh otoritas Minneapolis melakukan kelalaian.
"Biasanya mereka akan menelepon kami. Mereka tidak melakukannya kali ini," kata Jaylan. "Itu memalukan bagi semua orang," imbuhnya.
"Mereka lupa. Itu hanya kelalaian. Bagaimana kamu bisa lupa di negara bagian dengan populasi Muslim yang begitu besar?" cetusnya seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (14/4/2021).
Lihat Juga :