Momen Mengerikan Gembong Narkoba Tembak Mati Polisi AS

Senin, 12 April 2021 - 11:10 WIB
loading...
A A A
Cueva memegang senapan dan menjauhkannya dari pandangan Jarrott.

Saat Jarrott mengitari bagian belakang mobil ute, Cueva mengayunkan senapan ke atas dan menembaknya dua kali.

Dari rekaman dashcam terdenger suara tembakan lebih banyak sebelum Jarrott terlihat berbaring di sisi jalan.

Cueva kemudian melarikan diri dari tempat kejadian. Aksinya dikejar polisi New Mexico dengan kecepatan tinggi sebelum petugas polisi dapat menabrak mobilnya dan memaksanya berhenti.

Cueva terekam melompat keluar dari mobilnya, terlibat dalam baku tembak dengan polisi sebelum dia terbunuh dalam hujan peluru.

Kurang dari satu menit setelah Jarrott ditembak dan dibiarkan mati, seorang agen Investigasi Keamanan Dalam Negeri tiba di tempat kejadian, bergegas menghampiri petugas polisi tersebut dan meminta bantuan.

Tragisnya, Jarrott tidak bisa diselamatkan.

Menyusul tragedi itu, polisi mengatakan Cueva sedang dalam perjalanan menuju kesepakatan bisnis narkoba ketika dia dihentikan.

Cueva sudah dikenal polisi karena sejarah kriminalnya yang kejam, yang mencakup tuduhan narkoba, perampokan, dan vandalisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved