Turki: AS Kerahkan Dua Kapal Perang ke Laut Hitam Pekan Depan
Sabtu, 10 April 2021 - 02:19 WIB
loading...
A
A
A
Konflik di bagian timur Ukraina yang sebagian besar penduduknya berbahasa Rusia telah merenggut lebih dari 13.000 jiwa dan berubah menjadi masalah yang mengganggu dalam hubungan Moskow dengan Barat.
Pertempuran telah mereda dalam beberapa tahun terakhir, tetapi solusi diplomatik untuk menyelesaikan status wilayah timur tetap berada di luar jangkauan.
Crimea juga masih diakui sebagai bagian dari Ukraina oleh PBB dan Kiev berjanji suatu hari nanti akan merebut kembali Crimea.
Baca juga: Panglima Militer Ukraina Klaim Tak Akan Serang Separatis Pro-Rusia
Presiden AS baru Joe Biden, yang sebelumnya mengawasi kebijakan Washington tentang Ukraina, dipandang sebagai sekutu kuat Ukraina.
Pendahulunya Donald Trump dikenal sebagai pengagum pribadi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang dipandang sebagai masalah besar di Kiev.
Pertempuran telah mereda dalam beberapa tahun terakhir, tetapi solusi diplomatik untuk menyelesaikan status wilayah timur tetap berada di luar jangkauan.
Crimea juga masih diakui sebagai bagian dari Ukraina oleh PBB dan Kiev berjanji suatu hari nanti akan merebut kembali Crimea.
Baca juga: Panglima Militer Ukraina Klaim Tak Akan Serang Separatis Pro-Rusia
Presiden AS baru Joe Biden, yang sebelumnya mengawasi kebijakan Washington tentang Ukraina, dipandang sebagai sekutu kuat Ukraina.
Pendahulunya Donald Trump dikenal sebagai pengagum pribadi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang dipandang sebagai masalah besar di Kiev.
(min)
Lihat Juga :