Gunung Berapi di St. Vincent Akan Meletus, 16.000 Orang Diperintahkan Mengungsi

Jum'at, 09 April 2021 - 13:45 WIB
loading...
Gunung Berapi di St....
Gunung berapi aktif La Soufriere di St. Vincent menunjukkan tanda-tanda akan meletus. Foto/Russia Today
A A A
KINGSTOWN - Pemerintah pulau Karibia, St Vincent , telah memerintahkan evakuasi massal di daerah yang dekat dengan gunung berapi aktif La Soufriere. Seismolog mengatakan bahwa letusan eksplosif dapat terjadi dengan sedikit peringatan.

"Sekitar 16.000 orang yang tinggal di sekitar gunung berapi La Soufriere di apa yang disebut "zona merah" akan dievakuasi, baik ke bagian pulau yang lebih aman atau ke kapal pesiar," bunyi pengumuman yang dikeluarkan pihak berwenang seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/4/2021).

Sementara gunung berapi telah menunjukkan aktivitas seismik sejak Desember 2020, dalam beberapa hari terakhir ini telah meningkat, memicu kekhawatiran akan letusan besar yang akan segera terjadi dan berpotensi menghancurkan.

Rekaman yang diposting oleh Pusat Penelitian Seismik Universitas Hindia Barat (UWI-SRC) pada Kamis malam menunjukkan kubah gunung berapi bersinar dan awan uap berkumpul di sekitar puncak.

Baca juga: Menantang Maut, Sejumlah Orang Main Voli di Gunung Berapi Islandia yang Meletus

Para peneliti mencatat enam pita getaran vulkanik terpisah pada hari Kamis, mencatat bahwa aktivitas seperti itu biasanya berarti magma mendekati permukaan kawah. Gunung berapi itu juga memuntahkan abu, semakin memicu laporan bahwa La Soufriere berada di ambang letusan.

“Letusan efusif terus berlanjut dan fase ledakan letusan mungkin dimulai dengan sedikit peringatan,” kata UWI-SRC.

Sementara ahli seismologi tidak dapat memberikan garis waktu yang jelas kapan gunung berapi akan meletus, Ahli Geologi UWI-SRC dan Ketua Tim Ilmiah Prof. Richard Robertson memperingatkan bahwa tidak mengherankan jika gunung berapi tersebut meletus dalam 24-48 jam ke depan.

Perdana Menteri St. Vincent Ralph Gonsalves mendesak semua penduduk di timur laut dan barat laut pulau vulkanik itu untuk mengungsi dengan segera. Berbicara kepada warganya pada hari Kamis, Gonsalves mengatakan bahwa kapal pesiar Royal Carribean akan menuju ke daerah tersebut untuk membawa penduduk yang berisiko ke dalamnya.

Baca juga: Tak Aktif 900 Tahun, Gunung Berapi Islandia Meletus Terangi Ibu Kota

Meski begitu, tidak semua orang bisa memanfaatkan kesempatan itu. Pihak berwenang mengisyaratkan bahwa hanya mereka yang divaksinasi dari COVID-19 yang akan diizinkan naik kapal atau dievakuasi ke pulau-pulau terdekat seperti Barbados dan St.Lucia yang menyatakan kesediaan untuk menampung para pengungsi.

Peringatan tersebut telah mendorong beberapa pengamat untuk mencatat bahwa hampir tidak mungkin bagi calon pengungsi untuk melakukan vaksinasi tepat waktu jika letusan terjadi dalam hitungan jam.

Agaknya, mereka yang tidak memenuhi syarat untuk naik kapal atau melakukan perjalanan ke pulau-pulau lain akan ditinggalkan untuk menemukan tempat perlindungan yang ditentukan di tempat lain di St. Vincent.

Letusan La Soufriere terakhir yang tercatat pada tahun 1979 tidak menimbulkan korban, namun letusan sebelumnya pada tahun 1902 menewaskan lebih dari 1.600 orang.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
Selain Picu Tsunami...
Selain Picu Tsunami 4 Meter, Gempa Rusia Bangunkan Gunung Berapi yang Tertidur 600 Tahun
Gunung Berapi Rusia...
Gunung Berapi Rusia Meletus usai Diguncang Gempa M 8,8 dan Tsunami 4 Meter
Gunung Berapi di Islandia...
Gunung Berapi di Islandia Meletus, Status Darurat Diberlakukan
7 Negara yang Memiliki...
7 Negara yang Memiliki Gunung Berapi Paling Aktif, Indonesia Juaranya
Gunung Berapi di Islandia...
Gunung Berapi di Islandia Bakal Erupsi, Ribuan Orang Dievakuasi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.800 Meter
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved