Gunung Berapi Rusia Meletus usai Diguncang Gempa M 8,8 dan Tsunami 4 Meter

Kamis, 31 Juli 2025 - 07:34 WIB
loading...
Gunung Berapi Rusia...
Gunung berapi Klyuchevskoy di semenanjung Kamchatka, Rusia, meletus tak lama setelah diguncang gempa bumi dahsyat bermagnitudo 8,8 dan tsunami 4 meter. Foto/Alexander Piragis/Live Science
A A A
MOSKOW - Gunung berapi Klyuchevskoy di semenanjung Kamchatka, Rusia, meletus tak lama setelah gempa bumi dahsyat bermagnitudo 8,8 mengguncang wilayah tersebut pada hari Rabu. Gempa itu juga memicu tsunami setinggi 3 hingga 4 meter di kawasan pesisir.

"Turunnya lava panas yang membara teramati di lereng barat. Cahaya yang kuat di atas gunung berapi, ledakan," tulis Layanan Geosifika Serikat dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia dalam sebuah pernyataan di Telegram, yang dikutip Reuters, Kamis (31/7/2025).

Terletak sekitar 450 km (280 mil) di utara ibu kota regional, Petropavlovsk-Kamchatsky, Klyuchevskoy adalah salah satu gunung berapi tertinggi di dunia.

Baca Juga: Gelombang Tsunami Pertama Terjang Pantai Rusia, Bangunan Terendam Air, Wilayah AS Siaga

Gempa bumi bermagnitdo 8,8 yang terjadi di lepas pantai Kamchatka telah merusak sejumlah bangunan dan melukai beberapa orang di wilayah terpencil Rusia tersebut, tetapi tidak ada laporan korban jiwa.

Gempa tersebut juga memicu gelombang setinggi 3 hingga 4 meter, terutama di wilayah pesisir Severo-Kurilsk dan Kamchatka bagian timur.

Tsunami juga terjadi di beberapa negara, termasuk Jepang yang mencatat gelombang tsunami antara 0,3 hingga 1,3 meter, dengan yang tertinggi di wilayah Hokkaido di mana lebih dari 900.000 orang dievakuasi sebagai tindakan pencegahan.

Wilayah Amerika Serikat, termasuk Hawaii dan pantai barat (California dan Alaska), juga terkena dampak kecil, dengan beberapa lokasi mencatat gelombang tsunami hingga 1,5 meter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved