Rusia Desak AS Segera Klarifikasi Posisinya Soal Perjanjian Open Skies
Kamis, 08 April 2021 - 19:48 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Moskow mengharapkan Washington untuk mengklarifikasi posisinya pada Perjanjian Open Skies, segera. Foto/Ist
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia , Sergei Lavrov mengatakan, Moskowmengharapkan Washington untuk mengklarifikasi posisinya pada Perjanjian Open Skies, segera. Lavov menuturkan, Rusia tidak akan menunggu Amerika Serikat (AS) "selamanya".
"Kami tidak memiliki pemahaman apakah Amerika akan kembali ke perjanjian tersebut atau tidak," ucap Lavrov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Kamis (8/4/2021).
"Kami berharap kejelasan akhir akan segera diperkenalkan pada masalah ini. Kami telah meluncurkan prosedur (terkait). Kami tidak bermaksud menunggu selamanya," sambungnya. Baca juga: Terungkap, Ketakutan AS Gabung Kembali dengan Perjanjian Open Skies
Lavrov kemudian menggarisbawahi bahwa Rusia tidak menerima catatan diplomatik AS yang diduga mengatakan bahwa kembalinya Washington ke Perjanjian Open Skies akan mengirimkan sinyal yang salah ke Moskow.
"Saya tidak melihat catatan ini, tidak ada yang menulis apa pun kepada kami, meskipun kami memperingatkan semua orang secara resmi melalui catatan diplomatik bahwa kami memulai prosedur penarikan dari perjanjian," ujarnya.
"Kami tidak memiliki pemahaman apakah Amerika akan kembali ke perjanjian tersebut atau tidak," ucap Lavrov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Kamis (8/4/2021).
"Kami berharap kejelasan akhir akan segera diperkenalkan pada masalah ini. Kami telah meluncurkan prosedur (terkait). Kami tidak bermaksud menunggu selamanya," sambungnya. Baca juga: Terungkap, Ketakutan AS Gabung Kembali dengan Perjanjian Open Skies
Lavrov kemudian menggarisbawahi bahwa Rusia tidak menerima catatan diplomatik AS yang diduga mengatakan bahwa kembalinya Washington ke Perjanjian Open Skies akan mengirimkan sinyal yang salah ke Moskow.
"Saya tidak melihat catatan ini, tidak ada yang menulis apa pun kepada kami, meskipun kami memperingatkan semua orang secara resmi melalui catatan diplomatik bahwa kami memulai prosedur penarikan dari perjanjian," ujarnya.
Lihat Juga :