Masih Misteri, Obyek Pengganggu Kapal Perang AS di California
Rabu, 07 April 2021 - 15:41 WIB
loading...
Amerika Serikat mengaku tidak tahu dan tidak bersedia mengungkapkan siapa yang bertanggung jawab atas obyek yang terbang di atas kapal perang miliknya di California. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengaku tidak tahu dan tidak bersedia mengungkapkan siapa yang bertanggung jawab atas penerbangan di atas kapal perang miliknya pada malam hari bulan Juli 2019 lalu. Insiden itu terjadi di dekat tempat pelatihan militer sensitif di Kepulauan Channel, California.
Diminta untuk mengomentari insiden di acara jurnalis pertahanan di Washington pada hari Senin lalu, Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana Michael Gilday mengatakan dia tidak dapat secara positif mengidentifikasi pesawat tersebut.
“Tidak, kami belum (dapat mengidentifikasi mereka). Saya menyadari penampakan itu dan seperti yang telah dilaporkan ada penampakan lain oleh penerbang di udara dan oleh kapal lain tidak hanya dari Amerika Serikat, tapi negara lain – dan tentu saja elemen lain dalam pasukan gabungan AS,” kata Gilday seperti dikutip Sputnik dari NBC News, Rabu (7/4/2021).
Gilday menegaskan bahwa temuan itu masih sedang dianalisis dan tidak ada hal baru untuk dilaporkan.
"Tapi saya akan memberi tahu Anda bahwa kami memiliki proses yang mapan di seluruh pasukan gabungan untuk mengumpulkan data itu dan membawanya ke repositori terpisah untuk dianalisis," terangnya.
Baca juga: Kapal Induk Eisenhower AS Bergerak Memasuki Timur Tengah, Ada Apa?
Diminta untuk mengomentari insiden di acara jurnalis pertahanan di Washington pada hari Senin lalu, Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana Michael Gilday mengatakan dia tidak dapat secara positif mengidentifikasi pesawat tersebut.
“Tidak, kami belum (dapat mengidentifikasi mereka). Saya menyadari penampakan itu dan seperti yang telah dilaporkan ada penampakan lain oleh penerbang di udara dan oleh kapal lain tidak hanya dari Amerika Serikat, tapi negara lain – dan tentu saja elemen lain dalam pasukan gabungan AS,” kata Gilday seperti dikutip Sputnik dari NBC News, Rabu (7/4/2021).
Gilday menegaskan bahwa temuan itu masih sedang dianalisis dan tidak ada hal baru untuk dilaporkan.
"Tapi saya akan memberi tahu Anda bahwa kami memiliki proses yang mapan di seluruh pasukan gabungan untuk mengumpulkan data itu dan membawanya ke repositori terpisah untuk dianalisis," terangnya.
Baca juga: Kapal Induk Eisenhower AS Bergerak Memasuki Timur Tengah, Ada Apa?
Lihat Juga :