Antisipasi Masalah, Dubes RI Sarankan WNI yang Hendak ke Turki Miliki Asuransi Perjalanan

Senin, 05 April 2021 - 19:57 WIB
loading...
Antisipasi Masalah,...
Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal menuturkan, arus perjalanan warga negara Indonesia (WNI) tidak mereda, khususnya untuk wisata ke Turki. Foto/Tangkap layar
A A A
ANKARA - Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal menuturkan, arus perjalanan warga negara Indonesia (WNI) tidak mereda, khususnya untuk wisata ke Turki. Namun, sayangnya banyak dari mereka tidak memiliki asuransi perjalanan.

Iqbal menuturkan, pada tahun 2020, meski ada pandemi, jumlah wisatwan asing ke Turki mencapai 13 juta dan 9,5 juta datang paska Maret, atau setelah pandemi. Dari jumlah 13 juta wisawatan asing, sekitar 40 ribu adalah WNI.

Dia menuturkan, sejauh ini hanya Turki negara yang sudah membuka diri secara penuh untuk wisawatan. Baca juga: Kolaborasi Sandiaga-UNS Hadirkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Namun, Iqbal mengatakan, banyak WNI yang datang ke Turki tidak memiliki asuransi perjalanan, yang kadang menciptakan masalah bagi WNI itu. Pasalnya, jika sakit atau alami kecelakaan, mereka kesulitan.

Dirinya mencotohkan kejadian baru-baru ini, di mana bus yang membawa rombongan WNI alami kecelakaan. Karena tidak memiliki asuransi perjalanan, mereka cukup kesulitan untuk mendapatkan perawatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved