Antisipasi Masalah, Dubes RI Sarankan WNI yang Hendak ke Turki Miliki Asuransi Perjalanan

loading...
Antisipasi Masalah, Dubes RI Sarankan WNI yang Hendak ke Turki Miliki Asuransi Perjalanan
Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal menuturkan, arus perjalanan warga negara Indonesia (WNI) tidak mereda, khususnya untuk wisata ke Turki. Foto/Tangkap layar
ANKARA - Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal menuturkan, arus perjalanan warga negara Indonesia (WNI) tidak mereda, khususnya untuk wisata ke Turki. Namun, sayangnya banyak dari mereka tidak memiliki asuransi perjalanan.

Iqbal menuturkan, pada tahun 2020, meski ada pandemi, jumlah wisatwan asing ke Turki mencapai 13 juta dan 9,5 juta datang paska Maret, atau setelah pandemi. Dari jumlah 13 juta wisawatan asing, sekitar 40 ribu adalah WNI.

Dia menuturkan, sejauh ini hanya Turki negara yang sudah membuka diri secara penuh untuk wisawatan. Baca juga: Kolaborasi Sandiaga-UNS Hadirkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Namun, Iqbal mengatakan, banyak WNI yang datang ke Turki tidak memiliki asuransi perjalanan, yang kadang menciptakan masalah bagi WNI itu. Pasalnya, jika sakit atau alami kecelakaan, mereka kesulitan.

Dirinya mencotohkan kejadian baru-baru ini, di mana bus yang membawa rombongan WNI alami kecelakaan. Karena tidak memiliki asuransi perjalanan, mereka cukup kesulitan untuk mendapatkan perawatan.



Bukan hanya perawatan, perihal pembiayaan juga bisa menjadi masalah ke depannya, jika tidak memiliki asuransi perjalanan. Baca juga: Erdogan Pecat Gubernur Bank Sentral, Mata Uang Lira Turki Ambruk 14%

"Saran kami bagi yang ingin lakukan perjalanan ke Turki, pastikan miliki asurasi perjalanan," ujarnya, saat mengelar konferensi pers virtual pada Senin (5/4/2021).

Pria asal Lombok itu menuturkan, Turki juga sudah menyediakan asuransi khusus Covid-19 kepada wisatawan asing, sebagai antisipasi tingginya jumlah pelanconh.

"Turki sudah membuka asuransi khusus Covid-19. Jadi bila terkena Covid-19 bisa dapatkan penangan maksimal. Asuransi ini bisa dibeli secara online atau ketika tiba di bandra Turki," ungkapnya.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top