Dubes RI: Kasus TPPO yang Libatkan WNI di Turki Alami Peningkatan

Senin, 05 April 2021 - 18:04 WIB
loading...
Dubes RI: Kasus TPPO...
Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal sebut jumlah kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan WNI di Turki alami peningkatan. Foto/Tangkap layar
A A A
ANKARA - Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, jumlah kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) di Turki alami peningkatan. Kebanyakan dari korban dipekerjakan sebagai ART, yang sejatinya tidak terbuka untuk warga asing.

Iqbal mengatakan, tahun lalu terdapat 20 kasus TPPO yang melibatkan WNI dan dalam jangka waktu Januari hingga awal April terdapat 19 kasus.

"Mereka paling banyak diperkejakan sebagai asisten rumah tangga (ART) dan tidak melibatkan orang Turki. Majikanya berasal dari negara konflik di sekitar Turki dan perlakuan mereka terhadap ART sama dengan di negara asalnya," ucap Iqbal, saat mengelar konferensi pers virtual pada Senin (5/4/2021).

Dia mengungkap alasan orang Turki tidak terlibat dalam masalah ini, karena sektor ART secara legal tidak diperkenankan untuk warga asing. Selain itu, kebanyakan warga Turki juga tidak menggunakan ART. Baca juga: Ibu Negara Turki Jatuh Cinta pada Batik dan Kerajinan Indonesia

"Untungnya pemerintah Turki sangat kooperatif, bulan lalu dengan kepolisian Turki lakukan penggerekan di salah satu hotel, berdasarkan informasi dari SBMI di Jakarta," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved