Israel Ingin Bangun Kamp Isolasi Paksa di Gaza yang Mirip Ghetto Nazi

Kamis, 08 Mei 2025 - 20:45 WIB
loading...
Israel Ingin Bangun...
Pemandangan kehancuran di Sekolah Abu Hamisa, tempat penampungan warga Palestina di kamp pengungsi al-Buraij di Jalur Gaza bagian tengah pada 7 Mei 2025. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Pemerintah Gaza memperingatkan rencana Israel membangun kamp isolasi paksa bagi warga Palestina, membandingkannya dengan ghetto era Nazi, dengan dalih mengatur distribusi bantuan yang dipromosikan Tel Aviv.

Pemerintah Gaza menganggap rencana ini sebagai "perpanjangan dari genosida" yang telah berlangsung di Jalur Gaza selama 19 bulan.

Dalam pernyataan pers, Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan, "Kami dengan tegas menolak rencana pendudukan membangun kamp isolasi paksa yang menyerupai ghetto Nazi, dengan mengendalikan bantuan kemanusiaan dan mendistribusikannya melalui strategi segregasi sistematis, yang melanggar semua prinsip hukum internasional."

Pernyataan tersebut menggambarkan rencana Israel sebagai "model yang tidak manusiawi dan tidak dapat diterima menurut semua standar," dan menambahkan rencana tersebut bertentangan dengan hukum internasional, keadilan, dan martabat manusia.

Pernyataan itu lebih lanjut menegaskan, “Rakyat Palestina, beserta seluruh komponennya, akan menghadapi rencana-rencana kriminal yang bertujuan mengubah bantuan kemanusiaan menjadi alat pengepungan, kelaparan, dan penyerahan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved