Seteru Rusia dan Ukraina Bisa Berubah Jadi Perang Dunia
Senin, 05 April 2021 - 10:48 WIB
loading...
Kendaraan-kendaraan militer bermunculan di area perbatasan Rusia dengan Ukraina. Foto/Screenshot news.com.au
A
A
A
MOSKOW - Analis militer Moskow, Pavel Felgenhauer, memperingatkan bahwa perseteruan antara Rusia dan Ukraina di wilayah perbatasan bisa berubah menjadi perang pan-Eropa atau bahkan perang dunia jika tidak dihentikan. Dia khawatir konflik militer bisa pecah dalam beberapa minggu ke depan.
Krisis yang berkembang di perbatasan Rusia-Ukraina telah membuat Eropa waspada.
Baca juga: Mejeng Telanjang Siang Bolong, Sekelompok Wanita Ditangkap di Dubai
Sebuah rekaman yang dilansir media-media Barat menunjukkan tank, artileri dan sekitar 4.000 tentara Rusia dimobilisasi di perbatasan yang disengketakan.
Perbatasan itu telah menjadi titik konflik sejak 2014 ketika Rusia menganeksasi Crimea yang secara internasional diakui sebagai bagian dari Ukraina. Versi Moskow, Crimea telah memerdekakan diri melalui referendum 2014 dan memilih bergabung dengan Federasi Rusia.
Rekaman yang baru-baru ini muncul menunjukkan militer Rusia bermunculan di wilayah Voronezh, Rostov dan Krasnodar, di perbatasan timur Ukraina. Kremlin menegaskan pengerahan pasukan Rusia di wilayahnya sendiri adalah hak mereka dan itu tidak ditujukan untuk mengancam negara lain.
Krisis yang berkembang di perbatasan Rusia-Ukraina telah membuat Eropa waspada.
Baca juga: Mejeng Telanjang Siang Bolong, Sekelompok Wanita Ditangkap di Dubai
Sebuah rekaman yang dilansir media-media Barat menunjukkan tank, artileri dan sekitar 4.000 tentara Rusia dimobilisasi di perbatasan yang disengketakan.
Perbatasan itu telah menjadi titik konflik sejak 2014 ketika Rusia menganeksasi Crimea yang secara internasional diakui sebagai bagian dari Ukraina. Versi Moskow, Crimea telah memerdekakan diri melalui referendum 2014 dan memilih bergabung dengan Federasi Rusia.
Rekaman yang baru-baru ini muncul menunjukkan militer Rusia bermunculan di wilayah Voronezh, Rostov dan Krasnodar, di perbatasan timur Ukraina. Kremlin menegaskan pengerahan pasukan Rusia di wilayahnya sendiri adalah hak mereka dan itu tidak ditujukan untuk mengancam negara lain.
Lihat Juga :