Seteru Rusia dan Ukraina Bisa Berubah Jadi Perang Dunia
Senin, 05 April 2021 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara kepada organisasi media Rosbalt yang berbasis di Rusia, analis militer Pavel Felgenhauer mengatakan situasi yang tidak dapat diprediksi dapat menyebabkan keprihatinan ekstra.
"Krisis ini berpotensi meningkat menjadi perang pan-Eropa, bahkan perang dunia," kata Felgenhauer.
“Untuk saat ini, (baru) potensi. Akankah itu terjadi atau tidak? Kita lihat saja. Di Barat, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan," ujarnya, yang dikutip news.com.au, Senin (5/4/2021).
Dia menambahkan bahwa Rusia sedang membangun parade Hari Kemenangan tahunan pada 9 Mei ketika contoh persenjataan negara adidaya nuklir akan diarak melalui jalan-jalan Moskow dan Presiden Vladimir Putin akan memberikan pidato utama.
Felgenhauer mengatakan penutupan saluran televisi pro-Rusia di Ukraina, ancaman penangkapan dan persidangan politisi Ukraina Viktor Medvedchyuk, penangkapan tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny, dan fakta Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut Putin sebagai "pembunuh" adalah bagian dari teka-teki dalam tampilan kekuatan terbaru Rusia.
“Ancaman berkembang, dan dengan cepat. Banyak yang tidak dibahas di media, tapi kami melihat tanda-tanda yang sangat buruk," katanya. "Faktanya ada di sana, semuanya sudah terjadi."
"Krisis ini berpotensi meningkat menjadi perang pan-Eropa, bahkan perang dunia," kata Felgenhauer.
“Untuk saat ini, (baru) potensi. Akankah itu terjadi atau tidak? Kita lihat saja. Di Barat, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan," ujarnya, yang dikutip news.com.au, Senin (5/4/2021).
Dia menambahkan bahwa Rusia sedang membangun parade Hari Kemenangan tahunan pada 9 Mei ketika contoh persenjataan negara adidaya nuklir akan diarak melalui jalan-jalan Moskow dan Presiden Vladimir Putin akan memberikan pidato utama.
Felgenhauer mengatakan penutupan saluran televisi pro-Rusia di Ukraina, ancaman penangkapan dan persidangan politisi Ukraina Viktor Medvedchyuk, penangkapan tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny, dan fakta Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut Putin sebagai "pembunuh" adalah bagian dari teka-teki dalam tampilan kekuatan terbaru Rusia.
“Ancaman berkembang, dan dengan cepat. Banyak yang tidak dibahas di media, tapi kami melihat tanda-tanda yang sangat buruk," katanya. "Faktanya ada di sana, semuanya sudah terjadi."
Lihat Juga :