Raja Abdullah II Hendak Dikudeta, Israel Janji Bantu Yordania

Senin, 05 April 2021 - 10:15 WIB
loading...
A A A
Komentar Gantz adalah pernyataan pertama dari seorang pejabat Israel tentang upaya kudeta terhadap Raja Yordania Abdullah II. Pemerintah Israel telah memantau situasi sejak laporan pertama kali muncul pada Sabtu tentang percobaan kudeta.

Pada hari Sabtu, pasukan keamanan Yordania menangkap sejumlah orang, termasuk pejabat tingkat tinggi, yang diduga berencana untuk mengambil alih kekuasaan dari Raja Abdullah II, yang telah memerintah Yordania sejak 1999.

Pangeran Hamzah bin Hussein, mantan putra mahkota yang juga saudara tiri Raja Abdullah II, terlibat dalam komplotan tersebut. Pangeran Hamzah mengaku ditahan sebagai tahanan rumah. Kendati demikian, militer negara tersebut mengatakan dia belum ditahan dan diperintahkan untuk menghentikan beberapa kegiatan yang dapat digunakan untuk mengguncang stabilitas dan keamanan Yordania.

Israel dan Yordania berdamai pada tahun 1994, membentuk hubungan keamanan yang dalam meskipun kadang-kadang terjadi ketegangan diplomatik dan antipati umum oleh mayoritas penduduk Yordania-Palestina terhadap Israel.

“Yordania adalah tetangga yang damai, dengan kepentingan strategis yang luar biasa. Kami akan melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan hubungan itu, yang telah berlangsung sekitar 30 tahun," kata Gantz kepada wartawan melalui konferensi telepon hari Minggu.

Gantz mencatat bahwa Yordania bernasib buruk saat melewati pandemi virus corona, dengan ribuan kematian dan lonjakan infeksi baru-baru ini. Bulan lalu terjadi protes di seluruh negeri setelah petugas medis di rumah sakit pemerintah mengabaikan tingkat oksigen yang habis di respirator, yang mengakibatkan kematian beberapa pasien. Kerajaan juga menghadapi resesi yang signifikan sehubungan dengan pandemi.

“Kami akan melakukan apapun yang diperlukan untuk membantu mereka secara ekonomi dan kesehatan untuk membantu mereka melewati tantangan yang mereka hadapi. Ini bukan hanya keputusan saya tetapi saya berharap keputusan dibuat oleh Kantor Perdana Menteri dan Dewan Keamanan Nasional," ujar Gantz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved