Raja Abdullah II Hendak Dikudeta, Israel Janji Bantu Yordania
Senin, 05 April 2021 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi juga menyatakan dukungan untuk Raja Yordania Abdullah II selama akhir pekan. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan Washington mengikuti dengan cermat laporan tentang penangkapan pejabat tinggi Yordania.
“Kami berhubungan dengan pejabat Yordania. Raja Abdullah adalah mitra kunci Amerika Serikat, dan dia mendapat dukungan penuh kami," katanya.
Arab Saudi juga bereaksi cepat terhadap perkembangan di Amman. "Kerajaan ini menekankan dukungan penuhnya untuk kerajaan Hashemite di Yordania...dan untuk keputusan serta tindakan yang diambil oleh Raja Abdullah II dan Putra Mahkota Hussein untuk menjaga keamanan dan stabilitas," kata Kerajaan Arab Saudi.
Baca juga: Mossad Israel Dituduh Terlibat Upaya Kudeta Kerajaan Yordania
Pangeran Hamzah adalah putra tertua almarhum Raja Hussein dan istrinya yang berkebangsaan Amerika, Ratu Noor. Dia memiliki hubungan baik secara resmi dengan Abdullah II dan merupakan tokoh populer yang dekat dengan para pemimpin suku.
Raja Abdullah II pada 2004 mencabut gelar Putra Mahkota yang disandang Pangeran Hamzah dan dan memberikannya kepada putra tertuanya sendiri, Hussein.
Abdullah II dan Hamzah tidak pernah menunjukkan persaingan terbuka selama bertahun-tahun.
“Kami berhubungan dengan pejabat Yordania. Raja Abdullah adalah mitra kunci Amerika Serikat, dan dia mendapat dukungan penuh kami," katanya.
Arab Saudi juga bereaksi cepat terhadap perkembangan di Amman. "Kerajaan ini menekankan dukungan penuhnya untuk kerajaan Hashemite di Yordania...dan untuk keputusan serta tindakan yang diambil oleh Raja Abdullah II dan Putra Mahkota Hussein untuk menjaga keamanan dan stabilitas," kata Kerajaan Arab Saudi.
Baca juga: Mossad Israel Dituduh Terlibat Upaya Kudeta Kerajaan Yordania
Pangeran Hamzah adalah putra tertua almarhum Raja Hussein dan istrinya yang berkebangsaan Amerika, Ratu Noor. Dia memiliki hubungan baik secara resmi dengan Abdullah II dan merupakan tokoh populer yang dekat dengan para pemimpin suku.
Raja Abdullah II pada 2004 mencabut gelar Putra Mahkota yang disandang Pangeran Hamzah dan dan memberikannya kepada putra tertuanya sendiri, Hussein.
Abdullah II dan Hamzah tidak pernah menunjukkan persaingan terbuka selama bertahun-tahun.
(min)
Lihat Juga :