TOS-2 Tosochka, Sistem Pelontar Api Terbaru Rusia

Senin, 05 April 2021 - 02:00 WIB
loading...
A A A
Baca: Gugatan Ditolak, Tentara Tercantik Garda Nasional Rusia Tetap Dipecat

TOS-2 adalah pengembangan lebih lanjut sistem pelontar api berat yang digunakan yentara Rusia dan dipasok ke mitra-mitra Moskow di luar negeri. Model sebelumnya termasuk TOS-1 Buratino dan TOS-1A Solntsepek.

Perbedaan utama antara TOS-2 dan sistem generasi sebelumnya terletak pada sasisnya yang beroda alih-alih dengan roda rantai T-72. Dengan demikian, kemampuan manuver dan mobilitas kendaraan meningkat, sementara biaya produksi berkurang.

“Solusi ini memungkinkan kita melakukan taktik tabrak lari, melancarkan serangan kilat terhadap musuh lalu kabur secepat mungkin,” kata Vadim Kozyulin dari Akademi Ilmu Militer Rusia.

Baca: Penumpukan Militer Rusia di Perbatasan Bikin Panglima Ukraina Ketar Ketir

Menurutnya, mobilitas kendaraan dengan roda rantai amat lambat dan berat sekalipun lebih terlindungi. Karena itu, jelasnya, sistem TOS generasi sebelumnya akan digunakan di garis depan, sedangkan TOS-2 dikerahkan untuk melakukan serangan mendadak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Pendiri SoftBank Masayoshi...
Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun
Rekomendasi
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved