Dubes RI di Sudan Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Minggu, 04 April 2021 - 11:49 WIB
loading...
Dubes RI di Sudan Meninggal...
Duta Besar (dubes) Indonesia di Khartoum, Sudan, Rossalis R. Adenan dilaporkan meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19. Foto/KBRI Khartoum
A A A
KHARTOUM - Duta Besar (dubes) Indonesia di Khartoum, Sudan, Rossalis R. Adenan dilaporkan meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19. Dia diketahui meninggal dunia kemarin.

Dalam sebuah kabar yang beredar di Whatsapp, disebutkan bahwa Rosalis meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Baca juga: Uji Klinis Pengobatan Covid-19, Daewoong dan Kemenkes Tandatangani Mo U

"Baru dua hari lalu dirawat bersama isteri dan banyak staff KBRI yang terkena. Isteri dan yang lain selamat, Mas Rosalis tidak terselematkan. Semoga almarhum meninggal dalam keadaan khusnul khotimah," bunyi pesan berantai yang diterima Sindonwes pada Minggu (4/4/2021).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah ketika dihubungi Sindonews melalui pesan singkat membenarkan kabar wafatnya Rosalis.

Pria yang kerap disapa Faiza itu mengatakan bahwa Rosalis pertama kali terdeteksi terkena Covid-19 pada tanggal 28 Maret lalu. "Pada 3 April dubes (Rosalis) wafat," ujarnya.

Rosalis, adalah dubes RI pertama yang meninggal dunia karena Covid-19, yang diketahui sejauh ini. Baca juga: Update, 4.107 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved