Iran Tolak Skema Pencabutan Sanksi Secara Bertahap

Sabtu, 03 April 2021 - 23:39 WIB
loading...
Iran Tolak Skema Pencabutan...
Iran menegaskan menolak skema pencabutan sanksi oleh Amerika Serikat (AS) secara bertahap. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran menolak skema pencabutan sanksi oleh Amerika Serikat (AS) secara bertahap. Teheran mengatakan, AS harus mencabut seluruh sanksi sekaligus.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa Teheran hanya menerima kesepakatan jika AS mencabut seluruh sanksi sekaligus dan bukan bertahap. Baca juga: Jenderal Salami: Musuh Tak Bisa Menang Perang Lawan Iran Bahkan dalam Mimpi!

"Tidak ada rencana langkah demi langkah yang sedang dipertimbangkan. Kebijakan definitif Iran adalah pencabutan semua sanksi AS," ucap Khatibzadeh, seperti dilansir Reuters pada Sabtu (3/4/2021).

Sementara itu, sebelumnya AS dan anggotaperjanjian nuklir Iranakan bertemu pada minggu depan untuk memulai negosiasi menyelamatkan perjanjian tersebut. Ini adalah upaya pertama dari pemerintahan AS di bawah PresidenJoe Biden.

Pejabat senior dari pemerintahIran, Prancis, Inggris, Jerman, Rusia, China, AS, dan Uni Eropa (UE) semuanya akan bertemu di Wina. Namun, pejabat Iran dan AS tidak akan bertemu secara langsung.Baca juga: Iran Tolak Pertemuan dengan AS di Wina

"Pejabat AS dan Iran tidak akan bertemu secara langsung, tetapi tim AS berencana untuk bertemu dengan pejabat dari negara lain yang menandatangani kesepakatan tersebut. Tidak jelas berapa lama pertemuan itu akan berlangsung," kata seorang pejabat senior pemerintah AS.

Pemerintahan Biden mengatakan bahwa diskusi di Wina akan fokus pada mengidentifikasi tindakan yang perlu diambil oleh AS dan Iran untuk kembali mematuhi kesepakatan nuklir Iran, termasuk pencabutan sanksi oleh AS.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved