Epstein Perkosa Wanita di Depan Anaknya, Ancam Korban Dijadikan Santapan Buaya
Kamis, 01 April 2021 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya, nasib wanita muda itu tidak begitu beruntung. Setelah enam bulan, pihak Maxwell berhasil mencuri paspornya untuk tujuan "pengamanan" dan menyimpannya di kotak kunci di suatu tempat di perkebunan Palm Beach yang luas. Korban yang sebenarnya telah pergi akhirnya setuju untuk kembali dan melakukan beberapa pekerjaan lagi untuk Epstein, yang kala itu diminta untuk memangkas rambutnya.
Tawaran pekerjaan itu jebakan. Doe tiba di rumah sang predator seks untuk menemukan Epstein telanjang dan Maxwell yang melayaninya sebagai kaki tangan yang siap sedia. Menurut dokumen gugatan, Epstein dan Maxwell kemudian melakukan pelecehan seksual terhadap korban.
Masih menurut dokumen tersebut, Epstein mengacungkan senjata untuk tujuan intimidasi. Epstein dan Maxwell menjadikan korban untuk layanan prostitusi dan mengancamnya akan dideportasi dan putranya dibawa pergi.
Mengakhiri rangkaian ancaman yang mengerikan, Doe dibawa pergi dengan mobil Epstein dan Maxwell. Mereka mampir ke rumah Doe untuk menjemput putranya, lalu menepi ke pinggir jalan, di mana pasangan predator itu menunjuk sekelompok buaya di dalam air.
"Epstein memberi tahu Doe secara eksplisit bahwa—seperti yang terjadi pada wanita lain di masa lalu, menurut pasangan (predator seks)—dia akan berakhir di air itu dan dimangsa (buaya), seandainya dia mengungkapkan apa yang Epstein telah dilakukan padanya," bunyi dokumen guagatan, seperti dikutip Miami Herald, Rabu (31/3/2021).
Baca juga: Sejak Berdiri, Israel Sudah Rebut 85 Persen Tanah Palestina
Doe, lanjut dokumen gugatan, kemudian menjadi sasaran pemerkosaan selama beberapa hari oleh Epstein dan Maxwell di depan putranya di sebuah hotel di Napoli. Korban juga diperdagangkan ke pria lain, termasuk kepada hakim lokal yang tidak disebutkan namanya dalam persidangan.
Tawaran pekerjaan itu jebakan. Doe tiba di rumah sang predator seks untuk menemukan Epstein telanjang dan Maxwell yang melayaninya sebagai kaki tangan yang siap sedia. Menurut dokumen gugatan, Epstein dan Maxwell kemudian melakukan pelecehan seksual terhadap korban.
Masih menurut dokumen tersebut, Epstein mengacungkan senjata untuk tujuan intimidasi. Epstein dan Maxwell menjadikan korban untuk layanan prostitusi dan mengancamnya akan dideportasi dan putranya dibawa pergi.
Mengakhiri rangkaian ancaman yang mengerikan, Doe dibawa pergi dengan mobil Epstein dan Maxwell. Mereka mampir ke rumah Doe untuk menjemput putranya, lalu menepi ke pinggir jalan, di mana pasangan predator itu menunjuk sekelompok buaya di dalam air.
"Epstein memberi tahu Doe secara eksplisit bahwa—seperti yang terjadi pada wanita lain di masa lalu, menurut pasangan (predator seks)—dia akan berakhir di air itu dan dimangsa (buaya), seandainya dia mengungkapkan apa yang Epstein telah dilakukan padanya," bunyi dokumen guagatan, seperti dikutip Miami Herald, Rabu (31/3/2021).
Baca juga: Sejak Berdiri, Israel Sudah Rebut 85 Persen Tanah Palestina
Doe, lanjut dokumen gugatan, kemudian menjadi sasaran pemerkosaan selama beberapa hari oleh Epstein dan Maxwell di depan putranya di sebuah hotel di Napoli. Korban juga diperdagangkan ke pria lain, termasuk kepada hakim lokal yang tidak disebutkan namanya dalam persidangan.
Lihat Juga :