Epstein Perkosa Wanita di Depan Anaknya, Ancam Korban Dijadikan Santapan Buaya

Kamis, 01 April 2021 - 08:18 WIB
loading...
Epstein Perkosa Wanita...
Audrey Strauss, Plt Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York saat mengumumkan dakwaan terhadap Ghislaine Maxwell atas perannya pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur oleh Jeffrey Epstein di New York City, 2 Juli 2020. Foto/REUTERS/Lucas Jackson
A A A
WASHINGTON - Sebuah dokumen gugatan baru di pengadilan Amerika Serikat (AS) menyatakan seorang wanita muda diculik dan diperkosa berulang kali di depan putranya oleh predator seks Jeffrey Epstein . Korban juga diancam akan dijadikan santapan beberapa ekor buaya.

Menurut dokumen gugatan itu, aksi Epstein dibantu Ghislaine Maxwell. Tak hanya diperkosa berulang kali, korban juga diperdagangkan ke teman-teman Epstein di bawah ancaman yang mengerikan.

Baca juga: Ledek Sanksi AS, Iran Makin Gila-gilaan Jual Minyak ke China

Korban yang mengajukan gugatan itu adalah seorang pialang real estate Turki. Dia menggugat harta Epstein atas penyiksaan aneh yang dia derita di bawah penyekapannya di masa silam.

Gugatan diajukan pekan lalu dan dipublikasikan sejumlah media Amerika sejak Selasa lalu.

Disebut hanya sebagai "Jane Doe" dalam dokumen hukum, dia diperkenalkan dengan Epstein dan rekan sejawatnya; Ghislaine Maxwell, oleh bosnya yang rupanya adalah teman dekat Epstein. Sang bos kala itu mengatakan kepadanya bahwa seorang pemodal membutuhkan properti sewaan secara cepat dan dibayar tunai. Tidak ada pertanyaan yang diajukan korban pada saat itu.

Ketika berhasil bertemu Epstein, korban disarankan Epstein untuk bekerja padanya secara lebih permanen, memberinya hadiah mahal dan janji pekerjaan dengan posisi tinggi untuk dirinya dan suaminya saat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved