Pria AS yang Hajar dan Menginjak-injak Kepala Wanita Asia 65 Tahun Ditangkap

Kamis, 01 April 2021 - 10:00 WIB
loading...
Pria AS yang Hajar dan...
Sosok pria di Amerika Serikat yang menghajar secara kejam wanita Asia berusia 65 tahun di New York City, Senin (29/3/2021). Foto/Screenshot video Twitter @NYPDHateCrimes/@CeFaanKim
A A A
NEW YORK CITY - Polisi New York City, Amerika Serikat (AS), telah menangkap seorang pria kulit hitam pelaku serangan brutal terhadap seorang wanita Asia-Amerika berusia 65 tahun di luar sebuah gedung apartemen Manhattan. Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku menghajar korban hingga jatuh ke tanah dan kemudian menginjak kepala korban berkali-kali.

Brandon Elliot, 38, menghadapi tuduhan kejahatan penyerangan dan percobaan penyerangan sebagai kejahatan rasial. Departemen Kepolisian New York (NYPD) mengatakan dia ditangkap polisi pada hari Rabu waktu setempat.

Baca juga: Terekam Kamera, Pria di AS Hajar Wanita Asia 65 Tahun

Elliot ternyata pernah dipenjara sebelumnya. Dia dibebaskan dari penjara pada November 2019 dengan status pembebasan bersyarat seumur hidup, setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan Ibu kandungnya.

Serangan Elliot terhadap wanita Asia-Amerika yang terekam CCTV pada hari Senin lalu jelas menunjukkan bahwa pelaku yang bertubuh besar dan kekar menendang dada wanita tua itu tanpa alasan yang jelas hingga jatuh ke tanah. Pelaku lantas menendang dan menginjak kepala korban setidaknya tiga kali sambil berteriak;"F**k you! Tempatmu bukan di sini!".

Video tersebut mendapat perhatian publik secara luas, termasuk 9,5 juta penayangan di Twitter. Ironisnya, beberapa saksi mata yang terekam CCTV hanya menonton dan tidak menghentikan serangan bermotif rasial itu. Bahkan, pelaku dengan leluasa pergi dari lokasi kejadian.

Setelah pelaku pergi, seorang penjaga keamanan justru menutup pintu yang terbuka di gedung apartemen dekat korban yang tersungkur tak berdaya. Korban akhirnya dibawa ke rumah sakit dengan luka serius.

Reaksi publik begitu marah, sehingga Organisasi Brodsky, yang mengelola gedung apartemen, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa karyawan yang menyaksikan serangan itu telah diskors sambil menunggu penyelidikan.

Wali Kota setempat Bill de Blasio, seperti dilansir NBC News, Kamis (1/4/2021), mengecam kegagalan warga untuk membantu korban, dengan mengatakan, "Kita tidak bisa hanya berdiri dan menonton tindakan keji terjadi."

Baca juga: Pria Asia Dipukuli hingga Pingsan di Subway AS, Penumpang Lain Hanya Menonton

Serangan brutal lainnya yang terekam dalam video pada hari Senin dialami seorang pria keturunan Asia. Dia dipukul di kepala setidaknya 30 kali dan tersedak hingga pingsan di sebuah gerbong kereta bawah tanah yang penuh dengan penumpang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved