Taiwan: Perang Dagang AS-China Meningkatkan Upaya Beijing Mencuri Teknologi
Kamis, 01 April 2021 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada pertemuan komite parlemen, Menteri Ekonomi Taiwan Wang Mei Hua menyatakan bahwa karena sengketa perdagangan AS-China yang sedang berlangsung telah menghalangi perkembangan industri semikonduktor China. Menurutnya, pejabat di China menggunakan taktik perburuan dan infiltrasi secara berurutan untuk mencapai swasembada dalam rantai pasokan.
"Upaya semacam itu adalah cara tercepat bagi China daratan untuk meningkatkan industrinya," kata Wang.
Tahun lalu, raksasa teknologi global terkemuka China, Huawei Technologies Ltd., menderita secara ekonomi karena sanksi AS. TSMC, yang menerima 14% pendapatannya dari semikonduktor milik Huawei, berhenti berbisnis dengan perusahaan tersebut di bawah tekanan pemerintah AS.
Pada 2019, tujuh perusahaan Amerika menyumbang lebih dari setengah pendapatan global TSMC.
Pada konferensi industri, Richard Yu, presiden unit konsumen Huawei, mengatakan; "Sayangnya, pada putaran kedua sanksi AS, produsen chip kami hanya menerima pesanan hingga 15 Mei, dan karena ketidakmampuan Huawei untuk memproduksi sendiri, tidak ada chip dan tidak ada pasokan sehingga produksi dihentikan pada bulan September tahun yang sama."
Awal bulan ini, pemerintahan Joe Biden menyebut Huawei dan empat perusahaan teknologi China lainnya sebagai ancaman terhadap keamanan nasional AS. Huawei terus membantah tuduhan bahwa produknya memfasilitasi mata-mata China, dan malah menuduh Washington menggunakan keamanan nasional sebagai alasan untuk menghentikan persaingan di industri teknologi.
"Upaya semacam itu adalah cara tercepat bagi China daratan untuk meningkatkan industrinya," kata Wang.
Tahun lalu, raksasa teknologi global terkemuka China, Huawei Technologies Ltd., menderita secara ekonomi karena sanksi AS. TSMC, yang menerima 14% pendapatannya dari semikonduktor milik Huawei, berhenti berbisnis dengan perusahaan tersebut di bawah tekanan pemerintah AS.
Pada 2019, tujuh perusahaan Amerika menyumbang lebih dari setengah pendapatan global TSMC.
Pada konferensi industri, Richard Yu, presiden unit konsumen Huawei, mengatakan; "Sayangnya, pada putaran kedua sanksi AS, produsen chip kami hanya menerima pesanan hingga 15 Mei, dan karena ketidakmampuan Huawei untuk memproduksi sendiri, tidak ada chip dan tidak ada pasokan sehingga produksi dihentikan pada bulan September tahun yang sama."
Awal bulan ini, pemerintahan Joe Biden menyebut Huawei dan empat perusahaan teknologi China lainnya sebagai ancaman terhadap keamanan nasional AS. Huawei terus membantah tuduhan bahwa produknya memfasilitasi mata-mata China, dan malah menuduh Washington menggunakan keamanan nasional sebagai alasan untuk menghentikan persaingan di industri teknologi.
Lihat Juga :