Jet Tempur Filipina Terbang di Atas Ratusan Kapal Milisi Maritim China
Minggu, 28 Maret 2021 - 13:37 WIB
loading...
Jet tempur Filipina terbang di atas ratusan kapal milisi maritim China. Foto/The Straits Times
A
A
A
MANILA - Militer Filipina mengirim jet tempur ringan untuk terbang di atas ratusan kapal China di perairan yang disengketakan di Laut China Selatan . Demikian pernyataan Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, saat ia mengulangi seruannya agar China segera menarik armada kapal tersebut.
Keprihatinan internasional tumbuh atas apa yang digambarkan Filipina sebagai kehadiran kerumunan dan mengancam lebih dari 200 kapal China yang diyakini Manila diawaki oleh milisi maritim.
Kapal-kapal itu ditambatkan di Whitsun Reef di dalam zona ekonomi eksklusif 200 mil Manila.
"Pesawat militer Filipina dikirim setiap hari untuk memantau situasi," kata Lorenzana mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (28/3/2021).
Baca juga: Filipina Marah, 220 Kapal AL China Masuk Wilayah Sengketa Laut China Selatan
Lorenzana mengatakan militer juga akan meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Laut China Selatan untuk melakukan "patroli kedaulatan" dan melindungi para nelayan Filipina.
"Aset udara dan laut kami siap untuk melindungi kedaulatan dan hak kedaulatan kami," tegas Lorenzana.
Keprihatinan internasional tumbuh atas apa yang digambarkan Filipina sebagai kehadiran kerumunan dan mengancam lebih dari 200 kapal China yang diyakini Manila diawaki oleh milisi maritim.
Kapal-kapal itu ditambatkan di Whitsun Reef di dalam zona ekonomi eksklusif 200 mil Manila.
"Pesawat militer Filipina dikirim setiap hari untuk memantau situasi," kata Lorenzana mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (28/3/2021).
Baca juga: Filipina Marah, 220 Kapal AL China Masuk Wilayah Sengketa Laut China Selatan
Lorenzana mengatakan militer juga akan meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Laut China Selatan untuk melakukan "patroli kedaulatan" dan melindungi para nelayan Filipina.
"Aset udara dan laut kami siap untuk melindungi kedaulatan dan hak kedaulatan kami," tegas Lorenzana.
Lihat Juga :