Tidak Main-main, Junta Myanmar Ancam Demonstran Ditembak di Kepala

Sabtu, 27 Maret 2021 - 11:59 WIB
loading...
Tidak Main-main, Junta...
Junta Myanmar memperingatkan demonstran berisiko ditembak di kepala di tengah seruan aksi demonstrasi besar-besaran ada Hari Angkatan Bersenjata negara itu yang jatuh pada hari ini, Sabtu (26/3/2021). Foto/Nikkei
A A A
YANGON - Stasiun televisi pemerintah melaporkan junta militer Myanmar memperingatkan para pengunjuk rasa berisiko ditembak di kepala. Peringatan itu dikeluarkan ketika aktivis anti-kudeta menyerukan unjuk rasa pembangkangan besar-besaran pada Hari Angkatan Bersenjata negara itu yang jatuh pada hari ini, Sabtu (26/3/2021).

"Anda harus belajar bahwa Anda bisa dalam bahaya ditembak di kepala dan punggung," sebuah siaran di saluran berita MRTV yang ditujukan kepada para pengunjuk rasa seperti dilansir dari Channel News Asia.

Setidaknya 320 orang telah tewas dalam kerusuhan berminggu-minggu sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari, menurut angka pada Kamis malam dari kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Datanya menunjukkan bahwa setidaknya 25 persen dari mereka yang terbunuh tewas akibat tembakan di kepala, menimbulkan kecurigaan bahwa mereka sengaja menjadi sasaran pembunuhan.

Sementara organisasi kemanusiaan Save the Children mengatakan lebih dari 20 dari kematian itu adalah anak-anak.

Baca juga: Kudeta Myanmar: 320 Tewas, 20 Lebih Diantaranya Anak-anak

Korban termuda, Khin Myo Chit yang berusia tujuh tahun, ditembak mati di kota kedua terbesar Mandalay pada hari Selasa. Dia berada di rumahnya bersama ayahnya ketika dia dibunuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Negara dengan Netizen...
5 Negara dengan Netizen Paling Tidak Sopan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved