Arab Saudi Tangkap 2 Pria yang Selundupkan 7 Kain Kakbah ke Luar Negeri

Kamis, 25 Maret 2021 - 09:09 WIB
loading...
Arab Saudi Tangkap 2...
Para petugas saat mengganti kain penutup Kakbah atau Kiswah di Makkah, Arab Saudi. Foto/REUTERS
A A A
MAKKAH - Otoritas keamanan Arab Saudi di kota suci Makkah menangkap dua pria Pakistan saat menyelundupkan tujuh lembar kain pelindung Kakbah (Kiswah) luar negeri. Tujuh kain itu hendak dikirim ke luar negeri melalui cabang Saudi Post di distrik Al Shasha di Makah.

"Dua orang Pakistan ditangkap, saat mereka berusaha mengirimkan tujuh potong kain Kakbah melalui cabang Saudi Post di distrik Al Shasha," kata polisi Makkah, seperti dikutip Gulf News, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: OPM Bakal Dinyatakan Teroris, Benny Wenda: Indonesia yang Teroris

Orang-orang itu mengatakan kepada para interogator bahwa mereka telah membeli potongan Kiswah dari penjual Indain di Jalan ke-60 (60th Street) seharga SR300.

Menurut polisi, kedua pria ditahan sambil menunggu untuk dilimpahkan kasusnya ke Penuntut Umum untuk diinterogasi dan diadili lebih lanjut.

Kiswah diganti setahun sekali pada tanggal 9 bulan Dzulhijjah setelah jamaah haji berangkat ke Gunung Arafah, sebagai persiapan menerima jamaah keesokan harinya, yang bertepatan dengan Idul Adha.

Warna kain penutup Kakbah itu telah berubah secara teratur selama berabad-abad.

Nabi Muhammad SAW menutupi Kakbah dengan kain Yaman bergaris putih dan merah. Kemudian, Abu Bakar Al Siddiq, Umar ibn Al Khattab, dan Utsman ibn Affan menutupinya dengan kain warna putih. Ibn Al Zubayr menutupinya dengan brokat merah.

Pada zaman dinasti Abbasiyah, Kakbah dibungkus lagi dengan kain warna putih dan sekali dengan kain warna merah. Sedangkan Sultan Seljuk menutupinya dengan brokat kuning.

Khalifah era dinasi Abbasiyah; Al Nassir, mengubah warna Kiswah menjadi hijau dan kemudian menjadi brokat hitam, dan ini tetap menjadi warnanya hingga hari ini.

Warna hitam akhirnya dipilih pada akhir era dinasti Abbasiyah karena tahan lama dan tahan disentuh oleh pengunjung, peziarah, dan orang-orang dari budaya yang berbeda dari seluruh dunia.

Baca juga: Blunder, Jet Tempur Siluman F-35 AS Terkena Pelurunya Sendiri

Dengan berlanjutnya musim Umrah, Kiswah diangkat ke tengah Kakbah untuk melestarikannya dan mencegah orang-orang menyentuhnya.

Selama era Arab Saudi, Kiswah telah mendapat perhatian besar.

Pendiri Kerajaan Arab Saudi, Raja Abdulziz, memberikan arahan untuk pendirian rumah pribadi untuk membuat Kiswa di lingkungan Ajyad dekat dengan Masjidil Haram di Makkah, rumah pertama yang didedikasikan untuk menenun Kiswah di Hijaz sejak Kakbah ditutupi pada era pra-Islam sampai saat ini.

Itu adalah pabrik tempat Kiswah pertama di era Saudi diproduksi di Makkah. Produksi kemudian dipindahkan ke Umm Al Joud. Lokasi baru ini dilengkapi dengan mesin-mesin canggih terkini dalam industri tenun pada saat itu dan terus memproduksi Kiswah yang melampaui semua mesin sebelumnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Berita Terkini
AI Bisa dalam Beberapa...
AI Bisa dalam Beberapa Bulan Lagi Lumpuhkan Pemerintah di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Putra Mahkota Arab Saudi:...
Putra Mahkota Arab Saudi: Israel Lakukan Genosida ke Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved