Varian 'Mutan Ganda' Virus COVID-19 Ditemukan di India
Kamis, 25 Maret 2021 - 05:35 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah India mengatakan bahwa analisis sampel yang dikumpulkan dari negara bagian Maharashtra barat negara itu menunjukkan peningkatan fraksi sampel dengan mutasi E484Q dan L452R dibandingkan dengan Desember tahun lalu.
"Mutasi (ganda) seperti itu memberikan pelarian kekebalan dan peningkatan infektivitas," kata Kementerian Kesehatan India dalam sebuah pernyataan.
Jameel menambahkan bahwa mungkin ada garis keturunan terpisah yang berkembang di India dengan mutasi L452R dan E484Q yang bersatu.
Baca juga: Rusia Klaim Obat Covid-19 Mereka Disetujui oleh Indonesia
Pemerintah India dengan cepat membantah bahwa peningkatan kasus terkait dengan mutasi ini.
"Meskipun VOC (varian yang menjadi perhatian) dan varian mutan ganda baru telah ditemukan di India, ini belum terdeteksi dalam jumlah yang cukup untuk membangun hubungan langsung atau menjelaskan peningkatan pesat dalam kasus di beberapa negara bagian," kata Kementerian Kesehatan India.
India melaporkan 47.262 kasus dan 275 kematian pada hari Rabu kemarin. Ini adalah kenaikan harian paling tajam pada tahun ini.
Laporan baru-baru ini muncul setelah beberapa ahli meminta pemerintah untuk meningkatkan upaya pengurutan genom.
"Mutasi (ganda) seperti itu memberikan pelarian kekebalan dan peningkatan infektivitas," kata Kementerian Kesehatan India dalam sebuah pernyataan.
Jameel menambahkan bahwa mungkin ada garis keturunan terpisah yang berkembang di India dengan mutasi L452R dan E484Q yang bersatu.
Baca juga: Rusia Klaim Obat Covid-19 Mereka Disetujui oleh Indonesia
Pemerintah India dengan cepat membantah bahwa peningkatan kasus terkait dengan mutasi ini.
"Meskipun VOC (varian yang menjadi perhatian) dan varian mutan ganda baru telah ditemukan di India, ini belum terdeteksi dalam jumlah yang cukup untuk membangun hubungan langsung atau menjelaskan peningkatan pesat dalam kasus di beberapa negara bagian," kata Kementerian Kesehatan India.
India melaporkan 47.262 kasus dan 275 kematian pada hari Rabu kemarin. Ini adalah kenaikan harian paling tajam pada tahun ini.
Laporan baru-baru ini muncul setelah beberapa ahli meminta pemerintah untuk meningkatkan upaya pengurutan genom.
Lihat Juga :