Varian 'Mutan Ganda' Virus COVID-19 Ditemukan di India
Kamis, 25 Maret 2021 - 05:35 WIB
loading...
A
A
A
"Kita perlu terus memantau dan memastikan tidak ada varian kekhawatiran yang menyebar di populasi. Fakta bahwa hal itu tidak terjadi sekarang tidak berarti itu tidak akan terjadi di masa depan. Dan kita harus memastikan bahwa kita mendapatkannya bukti cukup awal," ujar Jameel.
Baca juga: AstraZeneca Bantah Adanya Kandungan Babi Dalam Vaksin Covid-19
India menjadi negara kelima di dunia yang mengurutkan genom virus Corona baru setelah mengisolasi dari beberapa kasus pertama yang tercatat pada Januari tahun lalu.
Lebih dari 11,7 juta kasus dan 160.000 kematian terjadi kemudian, upaya terus dilakukan untuk mengidentifikasi mutasi.
Lonjakan terbaru - yang dimulai bulan ini - terjadi selama apa yang oleh beberapa ahli disebut sebagai "fase rumit" untuk India - sistem perawatan kesehatan sudah kelelahan dalam pertempuran selama setahun melawan virus Corona baru.
Negara-negara bagian di India telah mulai memberlakukan kembali pembatasan, termasuk jam malam dan penguncian berselang.
Dua kota besar, New Delhi dan Mumbai, juga telah memerintahkan uji cepat acak di bandara, stasiun kereta api, serta area padat seperti pusat perbelanjaan.
Baca juga: Perdana Menteri Pakistan Khan Positif COVID-19 Setelah Divaksinasi
Baca juga: AstraZeneca Bantah Adanya Kandungan Babi Dalam Vaksin Covid-19
India menjadi negara kelima di dunia yang mengurutkan genom virus Corona baru setelah mengisolasi dari beberapa kasus pertama yang tercatat pada Januari tahun lalu.
Lebih dari 11,7 juta kasus dan 160.000 kematian terjadi kemudian, upaya terus dilakukan untuk mengidentifikasi mutasi.
Lonjakan terbaru - yang dimulai bulan ini - terjadi selama apa yang oleh beberapa ahli disebut sebagai "fase rumit" untuk India - sistem perawatan kesehatan sudah kelelahan dalam pertempuran selama setahun melawan virus Corona baru.
Negara-negara bagian di India telah mulai memberlakukan kembali pembatasan, termasuk jam malam dan penguncian berselang.
Dua kota besar, New Delhi dan Mumbai, juga telah memerintahkan uji cepat acak di bandara, stasiun kereta api, serta area padat seperti pusat perbelanjaan.
Baca juga: Perdana Menteri Pakistan Khan Positif COVID-19 Setelah Divaksinasi
(ian)
Lihat Juga :