AstraZeneca Bantah Adanya Kandungan Babi Dalam Vaksin Covid-19

Minggu, 21 Maret 2021 - 16:46 WIB
loading...
AstraZeneca Bantah Adanya...
AstraZeneca membantah bahwa vaksin Covid-19 memiliki kandungan babi di dalamnya. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - AstraZeneca membantah bahwa vaksin Covid-19 memiliki kandungan babi di dalamnya. Ini adalah respon atas pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) , bahwa vaksin AstraZeneca haram, tapi boleh digunakan.

Juru bicara AstraZeneca Indonesia, Rizman Abudaeri menyatakan, pihaknya tidak menggunakan produk babi atau turunannya dalam pembuatan vaksin.Baca juga: Vaksin AstraZeneca Sepakat Untuk Digunakan, Kemenkes Sebut Standarnya Melebihi WHO

"Pada semua tahap proses produksi, vaksin vektor virus ini tidak menggunakan atau bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya," ujarnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (21/3/2021).

Sebelumnya, Komisi Fatwa MUI menyatakan vaksinAstraZeneca, yang bakal digunakan untuk program vaksinasi Covid-19 haram, sebab mengandung unsur babi dalam pembuatannya.



Kendati begitu, MUI tetap memberikan lampu hijau penggunaan AstraZeneca, mengingat vaksin dinilai merupakan salah satu upaya mengendalikan pandemi virus Coroma di Indonesia.Baca juga: PWNU Jatim Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ini Alasannya

"Intinya, vaksin AstraZeneca mengandung unsur vaksin dari babi, sehingga hukumnya haram. Namun demikian boleh digunakan karena dalam kondisi darurat untuk mencegah bahaya pandemi Covid-19," jelas Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin Abdul Fatah
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
China Laporkan Kematian...
China Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19 Sejak Pelonggaran Aturan
Hakim New York Rekrut...
Hakim New York Rekrut Lagi 16 Pekerja Sanitasi yang Dipecat karena Tidak Vaksin
Baru 20 Juta Warga Amerika...
Baru 20 Juta Warga Amerika yang Disuntik Vaksin Covid-19
Diam-diam Korea Utara...
Diam-diam Korea Utara Lakukan Kampanye Vaksinasi Covid-19
India Setujui Vaksin...
India Setujui Vaksin Hidung Pertama untuk Covid-19
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved