Ejek Warga Palestina Korban Kebengisan Israel, Surat Kabar Yahudi Minta Maaf
Rabu, 24 Maret 2021 - 23:57 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun diklaim bahwa karya tersebut adalah "Purim satire", yang merupakan hari libur Yahudi yang merayakan kisah alkitabiah tentang Ratu Ester yang menggulingkan persekongkolan Persia untuk membunuh orang Yahudi, hal itu memicu reaksi balik.
Penulis sekaligus musisi Rich Siegel menulis sepucuk surat kepada editor Jewish Link yang mengatakan bahwa setiap orang yang baik akan menemukan item itu memiliki selera yang sangat buruk.
"Jika Anda tidak mengerti mengapa lelucon Anda sangat ofensif, izinkan saya mengingatkan Anda bahwa ribuan orang Palestina dan orang Arab lainnya telah ditembak dan dibunuh, atau ditembak dan dilukai, dalam sejarah berdarah negara apartheid rasis Anda," tulisnya.
Baca juga: Studi Ungkap Sikap Anti-Israel dan Anti-Zionis Meningkat di Kampus AS
"Apa tanggapan Anda jika ada yang membuat lelucon tentang Auschwitz?"
Dewan Hubungan Islam-Amerika cabang New Jersey (CAIR-NJ) dan Muslim Amerika untuk Palestina di New Jersey juga mengkritik surat kabar itu karena menganggap ringan kekerasan terhadap Palestina.
Penulis sekaligus musisi Rich Siegel menulis sepucuk surat kepada editor Jewish Link yang mengatakan bahwa setiap orang yang baik akan menemukan item itu memiliki selera yang sangat buruk.
"Jika Anda tidak mengerti mengapa lelucon Anda sangat ofensif, izinkan saya mengingatkan Anda bahwa ribuan orang Palestina dan orang Arab lainnya telah ditembak dan dibunuh, atau ditembak dan dilukai, dalam sejarah berdarah negara apartheid rasis Anda," tulisnya.
Baca juga: Studi Ungkap Sikap Anti-Israel dan Anti-Zionis Meningkat di Kampus AS
"Apa tanggapan Anda jika ada yang membuat lelucon tentang Auschwitz?"
Dewan Hubungan Islam-Amerika cabang New Jersey (CAIR-NJ) dan Muslim Amerika untuk Palestina di New Jersey juga mengkritik surat kabar itu karena menganggap ringan kekerasan terhadap Palestina.
Lihat Juga :