Rusia Klaim Obat Covid-19 Mereka Disetujui oleh Indonesia
Rabu, 24 Maret 2021 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
"Para ahli di Indonesia telah menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap obat tersebut, yang terdaftar tanpa uji klinis tambahan di negara tersebut. Avifavir secara signifikan mengurangi waktu pemulihan dan sangat efektif, memungkinkan pengobatan pasien yang lebih cepat dan secara signifikan mengurangi beban di klinik," sambungnya.
Sementara itu, CEO ChemRar Research Institute, Irina Tyrnova menuturkan Avifavir adalah obat berkualitas tinggi pertama di dunia berdasarkan Favipiravir yang dipelajari secara menyeluruh dan dibuktikan dalam uji klinis skala besar melawan COVID-19.
"Semua kajian dilakukan sesuai dengan aturan internasional, termasuk persyaratan penyusunan dokumen pelaporan.Baca juga: Buronan Interpol Rusia Dideportasi dari Bali
Hasilnya, mitra asing kami berhasil memperoleh izin dari otoritas regulasi untuk mengimpor dan menggunakan obat di hampir semua negara," ujarnya.
"Kami berharap dapat segera memasok obat ini bersama dengan mitra kami Fahrenheit dan membantu pasien di Indonesia untuk mendapatkan akses ke Avafavir, salah satu obat yang paling efisien dan dipelajari dengan baik untuk melawan virus Corona di dunia," tukasnya.
Sementara itu, CEO ChemRar Research Institute, Irina Tyrnova menuturkan Avifavir adalah obat berkualitas tinggi pertama di dunia berdasarkan Favipiravir yang dipelajari secara menyeluruh dan dibuktikan dalam uji klinis skala besar melawan COVID-19.
"Semua kajian dilakukan sesuai dengan aturan internasional, termasuk persyaratan penyusunan dokumen pelaporan.Baca juga: Buronan Interpol Rusia Dideportasi dari Bali
Hasilnya, mitra asing kami berhasil memperoleh izin dari otoritas regulasi untuk mengimpor dan menggunakan obat di hampir semua negara," ujarnya.
"Kami berharap dapat segera memasok obat ini bersama dengan mitra kami Fahrenheit dan membantu pasien di Indonesia untuk mendapatkan akses ke Avafavir, salah satu obat yang paling efisien dan dipelajari dengan baik untuk melawan virus Corona di dunia," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :