Rusia Klaim Obat Covid-19 Mereka Disetujui oleh Indonesia

Rabu, 24 Maret 2021 - 16:03 WIB
loading...
Rusia Klaim Obat Covid-19...
Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) dan ChemRar Group mengumumkan bahwa obatanti-Covid Favipiravir Rusia, Avifavir telah terdaftar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) dan ChemRar Group mengumumkan bahwa obatanti-Covid Favipiravir Rusia, Avifavir telah terdaftar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Indonesia jadi negara Asia pertama yang mendaftarkan obat tersebut.

ChemRar Group adalah produsen obat anti Covid-19 terkemuka di Rusia. Avifavir (Favipiravir) adalah obat Rusia pertama yang disetujui untuk mengobati infeksi virus Corona. Itu juga merupakan obat berbasis Favipiravir pertama di dunia yang disetujui untuk pengobatan Covid-19.

Kementerian Kesehatan Rusia telah memasukkan Avifavir dalam daftar obat-obatan vital dan esensial serta dalam pedoman pencegahan, diagnosis, dan pengobatan infeksi virus corona baru.Baca juga: Vietnam Jadi Negara Ke-56 yang Gunakan Vaksin Sputnik V Rusia

Avifavir terdaftar di Indonesia dengan prosedur yang dipercepat berdasarkan data yang diperoleh selama uji coba klinis fase II-III yang diperpanjang, yang berlangsung sesuai dengan aturan GCP pada April-September 2020 di 30 pusat khusus di seluruh Rusia yang melibatkan 460 pasien.

“Pendaftaran Avifavir di Indonesia, salah satu negara terpadat di Asia, merupakan langkah penting dalam menyediakan sistem kesehatan nasional dengan obat anti virus korona terkemuka," ujar CEO RDIF, Kirill Dmitriev dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Rabu (24/3/2021).

"Para ahli di Indonesia telah menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap obat tersebut, yang terdaftar tanpa uji klinis tambahan di negara tersebut. Avifavir secara signifikan mengurangi waktu pemulihan dan sangat efektif, memungkinkan pengobatan pasien yang lebih cepat dan secara signifikan mengurangi beban di klinik," sambungnya.

Sementara itu, CEO ChemRar Research Institute, Irina Tyrnova menuturkan Avifavir adalah obat berkualitas tinggi pertama di dunia berdasarkan Favipiravir yang dipelajari secara menyeluruh dan dibuktikan dalam uji klinis skala besar melawan COVID-19.

"Semua kajian dilakukan sesuai dengan aturan internasional, termasuk persyaratan penyusunan dokumen pelaporan.Baca juga: Buronan Interpol Rusia Dideportasi dari Bali

Hasilnya, mitra asing kami berhasil memperoleh izin dari otoritas regulasi untuk mengimpor dan menggunakan obat di hampir semua negara," ujarnya.

"Kami berharap dapat segera memasok obat ini bersama dengan mitra kami Fahrenheit dan membantu pasien di Indonesia untuk mendapatkan akses ke Avafavir, salah satu obat yang paling efisien dan dipelajari dengan baik untuk melawan virus Corona di dunia," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved