Senapan Serbu AR-15, Senjata 'Favorit' Pelaku Penembakan Massal di AS
Rabu, 24 Maret 2021 - 05:50 WIB
loading...
A
A
A
Seorang petugas penegak hukum senior dengan polisi Boulder mengatakan kepada CNN bahwa senjata yang digunakan adalah senapan gaya AR-15. Ini adalah jenis senjata yang sama yang digunakan di Parkland 2018, Florida, penembakan sekolah dan penembakan di teater Colorado pada tahun 2012.
Meskipun tidak ada definisi hukum tentang penembakan massal, pemerintah federal mengatakan bahwa pembunuhan dengan setidaknya empat korban merupakan pembunuhan massal.
"Senapan serbu gaya AR-15 telah menjadi tren umum dalam beberapa penembakan massal paling mematikan. Senjata-senjata ini memiliki kekuatan membunuh yang sangat besar karena mereka dapat menimbulkan apa yang oleh salah satu perancangnya disebut sebagai "efek luka maksimum". Senjata-senjata ini umumnya mampu menembakkan lebih banyak peluru pada tingkat yang lebih cepat daripada senapan berburu tindakan manual,"tulis Newsweek.
Baca juga: Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan King Soopers AS
Karena "keganasannya", senjata serbu telah menjadi sasaran banyak organisasi reformasi senjata yang mendorong negara bagian di AS untuk melarang jenis senjata ini. Saat ini, hanya tujuh negara bagian dan District of Columbia yang melarang senjata serbu.
Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa kematian lebih rendah ketika larangan federal atas senjata serbu diberlakukan antara tahun 1994 dan 2004. Larangan senjata serbu negara juga dikaitkan dengan kemungkinan yang lebih rendah dari peristiwa penembak aktif. Colorado sendiri tidak memiliki larangan senjata serbu.
Meskipun tidak ada definisi hukum tentang penembakan massal, pemerintah federal mengatakan bahwa pembunuhan dengan setidaknya empat korban merupakan pembunuhan massal.
"Senapan serbu gaya AR-15 telah menjadi tren umum dalam beberapa penembakan massal paling mematikan. Senjata-senjata ini memiliki kekuatan membunuh yang sangat besar karena mereka dapat menimbulkan apa yang oleh salah satu perancangnya disebut sebagai "efek luka maksimum". Senjata-senjata ini umumnya mampu menembakkan lebih banyak peluru pada tingkat yang lebih cepat daripada senapan berburu tindakan manual,"tulis Newsweek.
Baca juga: Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan King Soopers AS
Karena "keganasannya", senjata serbu telah menjadi sasaran banyak organisasi reformasi senjata yang mendorong negara bagian di AS untuk melarang jenis senjata ini. Saat ini, hanya tujuh negara bagian dan District of Columbia yang melarang senjata serbu.
Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa kematian lebih rendah ketika larangan federal atas senjata serbu diberlakukan antara tahun 1994 dan 2004. Larangan senjata serbu negara juga dikaitkan dengan kemungkinan yang lebih rendah dari peristiwa penembak aktif. Colorado sendiri tidak memiliki larangan senjata serbu.
Lihat Juga :