Lavrov: Gunakan Sanksi untuk Hukum Rusia dan China Langkah Tidak Bijaksana

Senin, 22 Maret 2021 - 18:43 WIB
loading...
Lavrov: Gunakan Sanksi...
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menuturkan, tidak bijaksana menggunakan sanksi dalam upaya untuk menghukum Rusia dan China. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia , Sergei Lavrov menuturkan, tidak bijaksana menggunakan sanksi dalam upaya untuk menghukum Rusia dan China. Moskow dan Beijing adalah langganan sanksi Eropa dan Amerika Serikat (AS).

"Anda mendengar bisnis Eropa menyuarakan kebencian bahwa mereka menderita kerugian sedangkan ceruk pasar mereka di Rusia diambil oleh negara lain, yang dipandu oleh kepentingan nasional mereka, oleh kepentingan pengembangan ekonomi dan dukungan bisnis mereka daripada oleh logika menghukum siapapun untuk apa pun," ujarnya.

"Langkah yang salah menghukum siapapun di arena internasional saat ini dan tidak bijaksana untuk mencoba menggunakan logika ini sehubungan dengan Rusia dan China," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Senin (22/3/2021).

Dia mencatat bahwa sanksi sangat menyakitkan bagi negara berkembang dan miskin di tengah pandemi, yang telah membatasi kemungkinan mereka untuk memastikan kehidupan normal bagi warganya.

"Tak heran jika Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dan Komisaris Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet kemudian keluar dengan inisiatif untuk membekukan sanksi dan membuat reservasi dari mereka untuk barang-barang penting di tengah infeksi virus Corona," ujarnya.

Menurut Lavrov, negara-negara Barat sama sekali mengabaikan inisiatif ini, karena mereka mengabaikan inisiatif Presiden Rusia, Vladimir Putin untuk membangun koridor hijau yang bebas dari sanksi dan penghalang buatan lainnya.

Lavrov menyebut, bersama dengan China dan sejumlah negara lain yang berpikiran sama, Rusia mengangkat masalah ini dalam format internasional, termasuk PBB.Baca juga: Bertandang ke India, Menhan AS Ingatkan New Delhi Tidak Beli Senjata Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 34: Suasana Kampung Sindang Barang Mendadak Tegang
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved