Pengurus Masjidil Haram dan Nabawi Dapat Suntikan Pertama Vaksin
Senin, 22 Maret 2021 - 17:11 WIB
loading...
Ketua Pengurus Masjidil Haram dan Nabawai, Shaykh Abdur-Rahmaan ibn Abdil-Azeez as-Sudays dilaporkan telah menerima dosis pertama vaskin Covid-19. Foto/Ist
A
A
A
MAKKAH - Ketua Pengurus Masjidil Haram dan Nabawai, Yang Mulia ash-Shaykh 'Abdur-Rahmaan ibn' Abdil-'Azeez as-Sudays telah menerima dosis pertama vaksin COVID- 19 di King Abdullah Medical City (KAMC) di Makkah al-Mukarramah, Arab Saudi, Minggu (21/3/2021) kemarin.
Penyuntikan vaksin ini dinilai sangat baik dan mendapat apresiasi sejumlah pihak. Pasalnya penyuntikan dan pemberian vaksin yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi dilakukan untuk semua warga negara dan penduduk tanpa biaya.
Dalam siaran persnya, Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman ibn Abdulaziz Al Saud dan Yang Mulia Putra Mahkota Mohammed ibn Salman menjelaskan bila dirinya ingin menerapkan tindakan pencegahan dan menggunakan semua sumber daya manusia dan keuangan untuk keselamatan semua sejak awal dari pandemi.
“Kami berusaha menjadikan Kerajaan Arab Saudi salah satu negara yang paling sedikit terpengaruh oleh konsekuensi ekonomi dan sosial dari global Coronavirus,” katanya dalam siaran persnya.Baca juga: Dampak Covid-19, Arab Saudi Masih Tutup Akses Umrah untuk Jamaah Indonesia
Selain itu, As-Sudays memuji profesionalisme yang tinggi bagi tenaga kesehatan di KAMC yang prosedur penerimaan vaksinnya mudah dilakukan dalam waktu yang singkat. Menurutnya, pencatat pengorganisasian yang baik, pekerjaan terintegrasi dan aplikasi penuh untuk tindakan pencegahan.
Penyuntikan vaksin ini dinilai sangat baik dan mendapat apresiasi sejumlah pihak. Pasalnya penyuntikan dan pemberian vaksin yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi dilakukan untuk semua warga negara dan penduduk tanpa biaya.
Dalam siaran persnya, Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman ibn Abdulaziz Al Saud dan Yang Mulia Putra Mahkota Mohammed ibn Salman menjelaskan bila dirinya ingin menerapkan tindakan pencegahan dan menggunakan semua sumber daya manusia dan keuangan untuk keselamatan semua sejak awal dari pandemi.
“Kami berusaha menjadikan Kerajaan Arab Saudi salah satu negara yang paling sedikit terpengaruh oleh konsekuensi ekonomi dan sosial dari global Coronavirus,” katanya dalam siaran persnya.Baca juga: Dampak Covid-19, Arab Saudi Masih Tutup Akses Umrah untuk Jamaah Indonesia
Selain itu, As-Sudays memuji profesionalisme yang tinggi bagi tenaga kesehatan di KAMC yang prosedur penerimaan vaksinnya mudah dilakukan dalam waktu yang singkat. Menurutnya, pencatat pengorganisasian yang baik, pekerjaan terintegrasi dan aplikasi penuh untuk tindakan pencegahan.
Lihat Juga :