Erik Kruk, Pria AS yang Dedikasikan Hidupnya untuk Pencak Silat
Minggu, 21 Maret 2021 - 09:46 WIB
loading...
Krux (tengah) adalah warga negara Amerika Serikat yang berlatih pencak silat selama hampir 30 tahun dan dia mempunyai perguruan tak hanya di AS, namun juga di Eropa. Foto/KJRI LA
A
A
A
LOS ANGELES - Pencak Silat , salah satu budaya Indonesia itu ternyata banyak dicintai oleh warga dari negara lain. Bahkan tidak sedikit yang mendedikasikan hidupnya untuk pencak silat, salah satu Erik Kruk.
Krux adalah warga negara Amerika Serikat (AS) yang berlatih pencak silat selama hampir 30 tahun. Dia mempunyai perguruan tak hanya di AS, namun juga di Eropa.Baca juga: Rusia soal Perang Dingin Baru dengan AS: 'Kami Siap untuk yang Terburuk'
Menurut keterangan pers Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) Los Angeles yang diterima Sindonews pada Minggu (21/3/2021), Kruk mengaku awalnya dia mengagumi bela diri Bruce Lee yaitu Jeet Kune Do dan Wing Chun, kemudian sang guru Paul Marrero mengenalkan Kruk dengan seni Pencak Silat. Kruk kemudian menyadari bahwa Pencak Silat mempunyi filosofi yang sama dengan bela diri yang dikagumi Bruce Lee, yaitu ‘open mindness’.
"Saya sangat mengagumi bela diri asal China, yaitu Wing Chun. Untuk itu, saya menyadari bahwa Bruce Lee dan Pencak Silat mempunyai filosifi yang serupa, yaituopen mindness,” ujar Kruk.
Ketika sang guru mempraktikan Pencak Silat, Kruk melihat bahwa gerakan Pencak Silat dapat berdaptasi dengan gerakan bela diri lainnya. Dia mengaku takjub betapa rileksnya sang guru saat melakukan gerakan tersebut.
Krux adalah warga negara Amerika Serikat (AS) yang berlatih pencak silat selama hampir 30 tahun. Dia mempunyai perguruan tak hanya di AS, namun juga di Eropa.Baca juga: Rusia soal Perang Dingin Baru dengan AS: 'Kami Siap untuk yang Terburuk'
Menurut keterangan pers Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) Los Angeles yang diterima Sindonews pada Minggu (21/3/2021), Kruk mengaku awalnya dia mengagumi bela diri Bruce Lee yaitu Jeet Kune Do dan Wing Chun, kemudian sang guru Paul Marrero mengenalkan Kruk dengan seni Pencak Silat. Kruk kemudian menyadari bahwa Pencak Silat mempunyi filosofi yang sama dengan bela diri yang dikagumi Bruce Lee, yaitu ‘open mindness’.
"Saya sangat mengagumi bela diri asal China, yaitu Wing Chun. Untuk itu, saya menyadari bahwa Bruce Lee dan Pencak Silat mempunyai filosifi yang serupa, yaituopen mindness,” ujar Kruk.
Ketika sang guru mempraktikan Pencak Silat, Kruk melihat bahwa gerakan Pencak Silat dapat berdaptasi dengan gerakan bela diri lainnya. Dia mengaku takjub betapa rileksnya sang guru saat melakukan gerakan tersebut.
Lihat Juga :