Perdana Menteri Pakistan Khan Positif COVID-19 Setelah Divaksinasi

Minggu, 21 Maret 2021 - 00:01 WIB
loading...
Perdana Menteri Pakistan...
PM Pakistan Imran Khan. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan dites positif COVID-19, dua hari setelah menerima dosis vaksin pertamanya.

Khan menyeru warga tetap menjalani vaksinasi. Peluncuran vaksinasi Pakistan ditanggapi dengan keraguan luas tentang vaksin.

“Tes positif Khan dapat menjadi kemunduran bagi upaya imunisasi massal di negara berpenduduk 220 juta orang itu,” ungkap para ahli kesehatan.

Baca juga: EMA: Vaksin AstraZeneca Aman dan Efektif

“Khan, 68, mengisolasi diri sendiri di rumah," ungkap Menteri Kesehatan Pakistan Faisal Sultan, dalam tweet.

Baca juga: Eropa Wilayah Pertama yang Lampaui 1 Juta Kematian Akibat COVID-19

Seorang ajudan dekat mengatakan Khan mengalami batuk ringan dan demam.

Lihat infografis: Pertemuan Amerika Serikat-China di Alaska Berlangsung Panas

Ajudan senior menekankan Khan kemungkinan telah terinfeksi sebelum dia divaksinasi pada Kamis.

Meskipun tidak jelas vaksin mana yang diberikan perdana menteri, vaksin yang diproduksi China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) adalah satu-satunya yang tersedia di Pakistan.

“Khan menyatakan keprihatinan setelah hasil tes positifnya dapat menghalangi orang biasa untuk divaksinasi,” papar penasihatnya Shahbaz Gill kepada televisi lokal.

Dia mengatakan Khan mengalami gejala ringan. Khan saat menghadiri pertemuan rutin seringkali tanpa mengenakan memakai masker.

Asad Umar, menteri yang bertanggung jawab atas operasi melawan COVID-19 di Pakistan, mengatakan dalam tweet, "Yakin bahwa PM telah terinfeksi sebelum vaksinasi."

“Jadi mohon lakukan vaksinasi,” ungkap Umar.

Pejabat pemerintah lainnya, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada Reuters bahwa Khan mengatakan kepadanya pada Jumat bahwa dia demam setelah disuntik.

Keragu-raguan pada vaksin adalah hal biasa di Pakistan, satu dari dua negara di dunia yang masih memiliki wabah polio karena penolakan meluas pada imunisasi.

Awal bulan ini, jajak pendapat menunjukkan keraguan terhadap vaksinasi COVID-19 juga tinggi di antara petugas kesehatan, terutama terkait vaksin China.

Tes positif Khan datang ketika Pakistan melihat peningkatan tajam dalam infeksi.

Menurut angka yang dikeluarkan pemerintah, 3.876 orang dinyatakan positif dalam 24 jam terakhir, jumlah infeksi harian tertinggi sejak awal Juli.

Dengan demikian, jumlah total infeksi di negara itu melampaui 620.000 orang.

Ada juga 42 kematian lagi, sehingga total menjadi 13.799 kematian.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Dampak Positif yang...
Dampak Positif yang Terjadi pada Tubuh setelah Berhenti Merokok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved