Media AS Mengungkap Apa yang Membuat S-400 Rusia 'Sangat Mematikan'

Sabtu, 20 Maret 2021 - 05:39 WIB
loading...
A A A
Ketika pembuat S-400 Almaz-Antey terus mengerjakan penerusnya yaitu S-500, sistem yang ada terus menerima peningkatan, termasuk kemampuan untuk secara bersamaan menyebarkan berbagai rudal untuk menyediakan kemampuan serangan jarak jauh dan pertahanan jarak pendek yang sangat akurat menggunakan rudal pelacak otonom.

Sejak pengiriman dimulai pada tahun 2007, Rusia telah mengumpulkan setidaknya 71 batalyon S-400, dengan peluncur dan komponen lain yang dibagi menjadi 34 resimen, dengan total 560 peluncur. Rusia juga memiliki 125 batalyon S-300 yang lebih tua dengan total lebih dari 1.500 peluncur dalam inventarisnya, dengan sistem ini juga mendapatkan peningkatan.

Tahun lalu, Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexei Krivoruchko melaporkan bahwa pengujian militer S-500 sedang dilakukan, dan batch pertama dari sistem tersebut akan dikirim pada tahun 2021, dengan produksi skala penuh dijadwalkan pada tahun 2025. Sistem rudal S-500 diperkirakan memiliki jangkauan 400-600 km, dan mampu menghancurkan rudal hipersonik di ruang dekat Bumi.

Baca juga: Rusia Operasikan Sistem Rudal S-500 'Si Pembunuh F-35' Tahun Depan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Berita Terkini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved