Pelecehan 300 Lebih Anak oleh Pastor Gemparkan Jerman

Jum'at, 19 Maret 2021 - 04:33 WIB
loading...
Pelecehan 300 Lebih...
Lebih dari 300 anak menjadi korban pelecehan Pastor di Jerman. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
BERLIN - Setelah melakukan penyelidikan selama lima bulan, ratusan tersangka pelecehan seksual terhadap anak dan korban telah diidentifikasi dalam laporan independen setebal 800 halaman tentang pelecehan di Keuskupan Agung Katolik Roma di Cologne, Jerman , selama beberapa dekade.

Menurut penyelidikan, sebanyak 243 anggota klerus dan awam diidentifikasi sebagai pelaku kekerasan terhadap anak di bawah umur, dengan sekitar 50% insiden - antara 1946 dan 2018 - melibatkan kekerasan seksual dan 55% melibatkan anak di bawah usia 14 tahun. 300 korban - mayoritas laki-laki dan dilecehkan sebelum tahun 1975 - juga telah diidentifikasi.

Setidaknya dua pastor akan diberhentikan dari posisi mereka menyusul laporan itu dan beberapa "tokoh gereja papan atas" dituduh melanggar tugas mereka serta berusaha menutupi tuduhan tersebut.

Baca juga: Pastor di Prancis Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 10.000 Anak

Keuskupan Agung Cologne menugaskan firma hukum Jerman Gercke Wollschlager untuk menyusun laporan tersebut, yang dikumpulkan selama 5 bulan melalui wawancara dengan mereka yang terlibat, setelah dituduh menyembunyikan laporan sebelumnya tentang sejarah pelecehan anak.

Kardinal Rainer Woelki mengatakan insiden yang dilaporkan sangat mempengaruhinya.

"Pastor bersalah karena melakukan kekerasan pada orang-orang yang dipercayakan kepada mereka, dan dalam banyak kasus tanpa dihukum karenanya," ujarnya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (19/3/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved