Serang Seorang Nenek Etnis China, Pria AS Berakhir di Rumah Sakit
Jum'at, 19 Maret 2021 - 00:22 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi pihak berwenang tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa serangan itu dimotivasi, setidaknya sebagian, oleh sentimen anti-imigran atau anti-Asia, atau sebab lainnya.
Baca juga: FBI di Bawah Tekanan Setelah Gagal Halau Kejahatan Rasial Terhadap Warga Asia
Terlepas dari motif tersangka, pembunuhan tersebut menempatkan masalah kejahatan rasial anti-Asia di tengah wacana nasional.
Sebuah laporan oleh Center for the Study of Hate and Extremism bulan ini menunjukkan bahwa kejahatan rasial terhadap orang Asia-Amerika di 16 kota besar AS naik 149 persen dari 2019 hingga 2020, periode ketika kejahatan rasial secara keseluruhan turun 7 persen.
Para pembela hak-hak sipil mengatakan kenaikan itu tampaknya terkait dengan orang Asia dan Amerika Asia yang disalahkan atas pandemi, yang berasal dari China. Mantan Presiden Donald Trump menyebut novel coronavirus sebagai "virus China", "wabah China", dan bahkan "kung flu".
Baca juga: Pembantai 8 Orang di Panti Pijat AS Mengaku Kecanduan Seks
Baca juga: FBI di Bawah Tekanan Setelah Gagal Halau Kejahatan Rasial Terhadap Warga Asia
Terlepas dari motif tersangka, pembunuhan tersebut menempatkan masalah kejahatan rasial anti-Asia di tengah wacana nasional.
Sebuah laporan oleh Center for the Study of Hate and Extremism bulan ini menunjukkan bahwa kejahatan rasial terhadap orang Asia-Amerika di 16 kota besar AS naik 149 persen dari 2019 hingga 2020, periode ketika kejahatan rasial secara keseluruhan turun 7 persen.
Para pembela hak-hak sipil mengatakan kenaikan itu tampaknya terkait dengan orang Asia dan Amerika Asia yang disalahkan atas pandemi, yang berasal dari China. Mantan Presiden Donald Trump menyebut novel coronavirus sebagai "virus China", "wabah China", dan bahkan "kung flu".
Baca juga: Pembantai 8 Orang di Panti Pijat AS Mengaku Kecanduan Seks
(ian)
Lihat Juga :