FBI di Bawah Tekanan Setelah Gagal Halau Kejahatan Rasial Terhadap Warga Asia

Kamis, 18 Maret 2021 - 21:11 WIB
loading...
FBI di Bawah Tekanan...
FBI dan pasukan polisi Amerika Serikat (AS) lainnya saat ini berada di bawah tekanan karena gagal menahan kejahatan rasial anti-Asia di AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - FBI dan pasukan polisi Amerika Serikat (AS) lainnya saat ini berada di bawah tekanan karena gagal menahan kejahatan rasial anti-Asia di AS. Tekanan ini datang menyusul penembakan di sebuah tempat spa di Atlanta yang merenggut nyawa delapan orang, termasuk enam wanita keturunan Asia.

Lembaga penegak hukum menghadapi kritik karena respon mereka yang dinilai lemah dan pencatatan yang sangat rendah terhadap laporan kejahatan rasial terhadap orang Asia-Amerika.

Sung Yeon Choimorrow, direktur eksekutif Forum Wanita Amerika Asia Pasifik Nasional (NAPAWF), mengatakan, dibutuhkan enam wanita Asia-Amerika yang meninggal dalam satu hari untuk membuat orang memperhatikan ini.

"Pencatatan kejahatan rasial terhadap orang Asia-Amerika tetap sangat rendah, karena mereka (petugas polisi) bahkan tidak bersedia menerima bahwa kami didiskriminasi dan dilecehkan karena ras kami," ucap Sung, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (18/3/2021).

Choimorrow juga merujuk pada lonjakan insiden kebencian selama pandemi Covid-19. "Saya mengalami rasisme yang ditujukan kepada diri saya terkait dengan pandemi hanya dengan berjalan di sekitar lingkungan saya di Chicago," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Daftar Lengkap Hasil...
Daftar Lengkap Hasil Final Piala Dunia dari 1930 hingga 2026 Beserta Skornya
Rekomendasi
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Berita Terkini
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved