Muncul Isu Kudeta, Pendukung Erdogan Ancam Bunuh Tokoh Oposisi Turki
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Pendukung Erdogan lainnya yaitu jurnalis Fatih Tezcan juga menggemakan sikap serupa pada 11 Mei lalu. Fatih mengatakan bahwa kehidupan perempuan dan anak-anak Turki yang terlibat kudeta akan terancam.
"Darah jutaan orang akan tumpah untuk setetes darah Erdogan," kata Tezcan dalam video yang dia bagikan secara online, seperti dilansir dari ahvalnews.com, Senin (18/5/2020). (Baca: Bikin Lelucon Tak Pantas, Erdogan Dikecam Rakyat Turki )
Massa pendukung AKP juga mengancam tokoh-tokoh oposisi terkemuka. Mereka termasuk Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoğlu; Pemimpin CHP Kemal Kılıçdaroğlu; Ketua CHP Istanbul Canan Kaftancıoğlu, mantan ketua Partai Demokrasi Rakyat pro-Kurdi Figen Yüksekdağ; dan seorang jurnalis bernama Nevşin Mengü.
"Generasi yang beriman sekaligus pendendam...Ini adalah bagian dari masyarakat Turki yang paling tidak bermoral, paling kejam, dan paling dungu," tulis seorang pengguna media sosial dengan akun @icmihrak yang berkomentar terhadap adanya ancaman pembunuhan dan pemerkosaan tersebut.
Para pengguna media sosial lainnya menganggap bahwa upaya yang dilakukan oleh AKP dan tokoh pro-pemerintah di media sosial tidak mempunyai etika.
"Darah jutaan orang akan tumpah untuk setetes darah Erdogan," kata Tezcan dalam video yang dia bagikan secara online, seperti dilansir dari ahvalnews.com, Senin (18/5/2020). (Baca: Bikin Lelucon Tak Pantas, Erdogan Dikecam Rakyat Turki )
Massa pendukung AKP juga mengancam tokoh-tokoh oposisi terkemuka. Mereka termasuk Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoğlu; Pemimpin CHP Kemal Kılıçdaroğlu; Ketua CHP Istanbul Canan Kaftancıoğlu, mantan ketua Partai Demokrasi Rakyat pro-Kurdi Figen Yüksekdağ; dan seorang jurnalis bernama Nevşin Mengü.
"Generasi yang beriman sekaligus pendendam...Ini adalah bagian dari masyarakat Turki yang paling tidak bermoral, paling kejam, dan paling dungu," tulis seorang pengguna media sosial dengan akun @icmihrak yang berkomentar terhadap adanya ancaman pembunuhan dan pemerkosaan tersebut.
Para pengguna media sosial lainnya menganggap bahwa upaya yang dilakukan oleh AKP dan tokoh pro-pemerintah di media sosial tidak mempunyai etika.
(min)
Lihat Juga :